Mengenal Sejarah Kurban, Dimulai dari Nabi Adam AS Disempurnakan oleh Nabi Ibrahim AS

oleh -350 views
Sesungguhnya, pensyari’atan ibadah kurban adalah suatu sunnah yang telah amat lama yakni sejak zaman Nabi Adam alaihissalam, yang kemudian disempurnakan syariatnya zaman Nabi Ibrahim alaihissalam. Foto ilustrasi/ist

Bulan Dzulhijjah yang juga dikenal sebagai bulan berkurban, umat Muslim diingatkan untuk mengenal sejarah bagaimana persyariatan ibadah kurban ini. Sesungguhnya, pensyari’atan ibadah kurban adalah suatu sunnah yang telah amat lama.

Ibadah ini pertama kali dilakukan oleh putra Nabi Adam AS, yaitu Habil dan Qabil. Tatkala Nabi Adam AS hendak mengawinkan Qabil dengan saudara kembarnya Habil dan demikian juga dengan Habil akan dikawinkan dengan saudara kembarnya Qabil, hal itu ditolak oleh Qabil yang ingin menikah dengan saudara kembarnya sendiri.

Hal ini karena saudara kembarnya memiliki paras yang lebih cantik. Untuk menengahi perselisihan tersebut, Allah memerintahkan keduanya untuk melaksanakan ibadah kurban guna menentukan siapa yang lebih berhak mengawini saudara perempuan kembaran Qabil tersebut.

Baca Juga  Ketua Parlemen Iran Sebut Trump Berbohong 7 Kali dalam 1 Jam!

Allah menerima ibadah kurban yang dilaksanakan oleh Qabil karena ia melaksanakannya dengan keikhlasan.

Kisah ini diceritakan dalam QS Al-Maidah: 27, sebagai berikut:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa” (QS Al Maidah : 27)

No More Posts Available.

No more pages to load.