Mengenal Umat Kristen Palestina

oleh -21 views

5. Umat Kristen Palestina menyembah Allah
Umat Kristen Palestina juga mengucapkan “inshallah” setiap waktu. Ini adalah cara mereka untuk mengatakan: “Mungkin saya akan datang ke pesta Anda, tetapi jangan terlalu berharap.”

Dalam bahasa Arab “Allah” berarti “Tuhan” dan umat ​​Kristen Palestina menggunakan kata-kata dan ungkapan tersebut karena bahasa Arab adalah bahasa sehari-hari mereka.

Begitu juga dengan kalimat “assalamu alaikum” yang juga diucapkan oleh umat kristen Palestina. Kalimat tersebut juga disampaikan mereka saat menyebut perayaan Natal, Paskah dan Idul Fitri.

6. Umat Kristen Palestina juga mengalami Islamofobia
Seringkali diceritakan kisah rakyat Palestina dengan cara yang tidak menyenangkan. Pada setiap acara di televisi, stereotip Arab dan Muslim seringkali menggambarkan sosok laki-laki yang agresif, barbar sedangkan perempuannya harus tunduk. Stereotipe ini terkait dengan rasisme anti-Arab, yang memengaruhi semua orang Arab, terlepas dari keyakinan mereka.

Baca Juga  Tal Al-Hawa Hancur setelah Pasukan Israel Mundur: Mayat-mayat Hangus, Rumah-rumah Dibakar

7. Berhenti menggunakan umat Kristen Palestina untuk merasionalisasi Zionisme dan Orientalisme
Menjadi seorang diaspora Kristen Palestina sangat sulit karena mereka tidak bisa pergi dan mengunjungi tanah air dengan mudah. Mereka tumbuh dengan belajar bagaimana melawan orang-orang yang mencoba menggunakan keberadaannya untuk merasionalisasi Zionisme atau ide-ide yang berakar pada pemikiran orientalis. Seperti mereka harus tahan dengan mantra Zionis dan Orientalis bahwa Negara Israel adalah satu-satunya negara demokrasi di kawasan dan melindungi mereka dari Muslim Palestina.