Menhub, Menteri KP & Kepala BKPM Tinjau Lokasi PPT dan Ambon New Port

oleh -5 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Sakti Wahyu Trenggono dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), Bahlil Lahadalia meninjau lokasi pembangunan perikanan terintegrasi dan Ambon New Port di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat (5/2/2021).

Peninjauan tersebut diawali dengan melihat peta lokasi dan mendengarkan paparan singkat terkait dengan lokasi pembangunan pelabuhan perikanan terintegrasi dengan Ambon New Port dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Abdul Haris.

Setelah itu, rombongan menteri kemudian meninjau lokasi pembangunan pelabuhan perikanan melalui jalur laut menggunakan Kapal Siwalima didampingi Kapal Banda Sea dan Kapal Pengawasan Perikanan.

“Kunjungan kami kali ini dalam rangka menindaklanjuti program yang sudah dicanangkan sejak tahun 2014 di zamannya Pak SBY dan juga arahan dari Pak Presiden kepada kami untuk mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan Maluku sebagai lumbung ikan nasional”, kata Bahlil di atas KM Siwalima.

Bahlil mengatakan bahwa BKPM akan membantu penuh sehingga percepatan ini dapat dilakukan dan perintah dari Presiden ini tidak boleh lama-lama sehingga ditargetkan tahun 2023 baik pelabuhan dan infrastruktur lainnya sudah bisa berjalan.

Baca Juga  Polres Bitung Gelar Apel Siaga Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih

Sementara itu Menhub menegaskan leading sektor di bidang perhubungan memang sudah melakukan studi secara mendalam bahkan sudah didukung oleh studi yang dilakukan oleh World Bank bahwa daerah Maluku, titiknya di Ambon sudah menjadi preferensi untuk dibangun sebagai pelabuhan.

“Daerah ini cocok untuk jadi pelabuhan tinggal kita memilih mana yang akan dilakukan. Kita akan menunjuk konsultan yang terbaik dengan memulai proyek ini dengan APBN, setelah itu baru mengundang swasta. Jadi infrastruktur dasar dibiayai oleh pemerintah sedangkan infrastruktur tambahan itu akan dibiayai swasta”, ujar Budi.

Selanjutnya Menteri Kelautan mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan dari aspek ekonomi. Ekonomi yang dimaksudkannya adalah ikan dan semua yang berkaitan dengan biota laut. Ia berharap Maluku bisa menjadi tempat tumbuhnya ekonomi baru. (alena)