Menhub Sebut Sentra Lumbung Ikan di Ambon Bakal Bernilai Rp 5 Triliun

oleh -62 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Pemerintah bergerak cepat untuk mengembangkan Kawasan Pusat Perikanan Terpadu “Ambon New Port” di Maluku. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan kawasan Indonesia timur, termasuk Maluku memiliki potensi besar sebagai lumbung ikan nasional.

Namun, hal tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena belum terintegrasinya pelabuhan dengan kawasan industri.

“Banyak sekali hal yang bisa diefektifkan agar fungsi-fungsi penangkapan ikan itu bisa secara masif. Dari situ kita melihat bahwa untuk menjadikan satu sentra lumbung ikan nasional, tidak cukup pelabuhan-pelabuhan yang ada yang dikembangkan atau digunakan, tetapi kita membutuhkan satu pelabuhan di mana pelabuhan itu [terintegrasi] bersama dengan kawasan industri,”Ujar Budi di Jakarta, Senin (29/03/2021) kemarin.

Baca Juga  Kapolda Maluku Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Personil BKO Polda Maluku Operasi Mantap Praja Siwalima 2020

Maka dari itu pemerintah lanjutnya segera bergerak cepat dengan mempercepat pembebasan lahan untuk mempersiapkan infrastuktur dasar.

Link Banner

“Arahan Presiden, kita akan melakukan pembangunan solicited. Artinya, pemerintah akan memulai membebaskan tanah 200 hektare dan mempersiapkan infrastruktur dasar, setelah itu pemerintah akan melakukan lelang KPBU [Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha], kerja sama antara pemerintah dengan swasta,” paparnya.

Budi pun memastikan pembangunan Ambon New Port ini ditargetkan akan dilaksanakan dalam jangka waktu dua tahun. Di masa transisi tersebut juga akan diupayakan untuk mengoptimalkan fungsi pelabuhan yang sudah ada saat ini.

“Kita ingin me-restructure cara-cara penghitungan penangkapan ikan sehingga untuk dua tahun ini kita bisa memfungsikan dua pelabuhan yang ada di Ambon, satu adalah Pelabuhan Yos Sudarso, yang kedua adalah Pelabuhan Perikanan Nusantara yang juga belum optimal,” ucapnya.

(red)