Menilik Makam Siti Hawa, Panjangnya 120 Meter

oleh -142 views
Link Banner

Porostimur.com | Mekah: Makam Hawa, adalah situs arkeologi yang terletak di Jeddah, Arab Saudi. Tempat ini dianggap oleh sebagian Muslim sebagai tempat pemakaman Siti Hawa, Istri dari Nabi Adam A.S.

Pangeran Faisal, Raja Muda Hijaz, menghancurkannya pada tahun 1928. Pada tahun 1975, situs itu juga ditutup dengan beton oleh otoritas agama, yang tidak menyetujui para peziarah yang berdoa di kuburan.

Diperkirakan makamnya memiliki panjang sekitar 120 meter dan lebar tiga meter, sebelum kondisinya mulai memburuk. Meskipun ada tanda yang tertulis di gerbang pemakaman yang bertuliskan “Makam Hawa,” tidak ada nisan atau nama yang menandai persis tempat Hawa dimakamkan. Ini dilakukan untuk mencegah orang memuja situs tersebut.

Baca Juga  Bassam Kasuba Minta Guru Temanku Bantu Pendidikan Halsel
MAKAM

Sementara itu Adnan Al-Harthi, profesor peradaban di Universitas Umm Al-Qura di Makkah, mengatakan pendapat ilmiah tentang masalah keberadaan makam di Jeddah tetap netral.

Al-Harthi mengatakan Ibn Jubair, seorang ahli geografi dan pengelana Arab dari abad ke-6 H, berkata selama kunjungannya ke Jeddah, dia melihat kubah tua yang konon merupakan rumah Hawa, Ibnu Batutah, seorang musafir Arab lainnya, juga menunjuk keberadaan kubah tersebut selama perjalanannya ke Jeddah pada abad ke-7 Hijriyah.

Al-Harthi mengatakan, sumber-sumber ilmiah mengkonfirmasi bahwa tempat tinggal Adam dan Hawa adalah Makkah, tetapi tidak ada bukti bahwa Hawa dimakamkan di Jeddah.

Sejumlah sejarawan dan musafir menceritakan banyak kisah yang mengindikasikan bahwa situs makam Hawa berada di satu kuburan yang sama. Beberapa sumber bahkan mengidentifikasi dimensi makam, dan ada gambarnya di buku.

Baca Juga  BP Jamsostek Latih 400 Pekerja Pra Konstruksi Blok Masela

Muhammad Al-Makki, seorang sejarawan, menulis dalam bukunya “The True History of Makkah and the Noble House of God” bahwa Pemakaman Hawa biasa menerima banyak pengunjung selama musim haji. Peziarah biasa pergi ke sana setelah ritual haji dan dieksploitasi oleh penipu yang biasa menjual tanah pemakaman kepada mereka untuk dibawa pulang.

Terlepas dari cerita tersebut, beberapa sejarawan meragukan keberadaan makam Hawa di pemakaman yang sama. “Tidak ada bukti yang sah untuk mengkonfirmasi keberadaan makam di pemakaman itu. Saya pikir itu hanya mitos,” kata Muhammad Sadiq Diab, penulis “Jeddah: Sejarah dan Kehidupan Sosial,” yang dikutip dari Arab News.

Cerita lama lainnya mengatakan dulu ada tiga kubah yang dibangun di salah satu makam besar di dalam pemakaman, dan diyakini sebagai makam Hawa. Namun sekarang tidak ada kubah di pemakaman, semua kuburan serupa, dan tidak ada yang menunjukkan keberadaan makam tersebut.

Baca Juga  Hari Ini Polda Maluku Vaksinasi 510 Orang di Ambon

(red/okezone)

No More Posts Available.

No more pages to load.