Menteri KKP Hadiri Apel Siaga Direktorat Jenderal PSDKP di Bitung

oleh -26 views
Link Banner

Porostimur.com – Bitung: Menteri Kelautan dan Perikanan RepubIik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono bersama rombongan sambangi Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

Acara yang berlangsung di Dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS)  Bitung, Selasa (23/11) kemarin, dilakukan Upacara Apel Siaga Direktorat Jenderal PSDKP dengan tema “Menjaga Laut Untuk Ekonomi Biru, Laut Sehat, Indonesia Sejahtera.

Dalam sambutannya, Trenggono mengatakan, ekonomi biru laut sehat telah diluncurkan Presiden Republik Indonesia pada HUT KKP Ke 22 Tahun. Dimana, ekologi menjadi panglima dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Saya yakin dengan menjaga ekologi maka sumber daya dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Berbagai kesempatan, Kementrian Kelautan dan Perikanan melaksanakan tiga program terobosan dalam rangka implementasi ekonomi biru yaitu penerapan kesejahteraan penangkapan diukur berbasis kota disetiap wilayah pengelolaan perikanan untuk berkelanjutan ekologi.

Pengembangan budidaya perikanan berbasis pada ekspor dengan komunitas unggulan seperti udang, lopster, kepiting dan rumput laut serta pembangunan kampung perikanan berbasis kearifan lokal dalam menjaga kepunahan komunitas yang bernilai ekonomi tinggi dan mampu menuntaskan kemiskinan.

Baca Juga  Hamili Janda, Polantas Polres Trenggalek Diperiksa Propam

Kebijakan penangkapan terukur tersebut menetapkan zona penangkapan ikan berbasis kota untuk kemersial ataupun industri dan nelayan tradisional. Disetiap zona penangkapan ikan akan ditentukan kawasan vaserfasi untuk sponing and soligraf.

WPP 716 dan dan WPP 717 berada dalam satu zona yang merupakan salah satu zona berbasis kota untuk komersial. Dimana, permasalahan dizona ini maraknya ilegal fishing dan kurangnya bahan baku bagi industri perikanan.

Untuk, saya hadir disini untuk memastikan bahwa pengawasan KKP menjadi pengawal kebijakan penangkapan terukur. Saya ingin industri perikanan tumbuh kembali sehingga dapat meningkat kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan wilayah.

Selain penangkapan saya juga melihat potensi besar pada perikanan budidaya. Tahun 2020, ekspor perikanan Indonesia baru mampu memenuhi 3,5 persen bangsa pasar perikanan dunia. Kedepan saya ingin mendorong peningkatan para komunitas budidaya yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki peluang pasar global udang, lopster dan rumput laut.

Baca Juga  Peneliti Temukan HIV Jenis Baru

Oleh karena itu, saya tegaskan sebagai pengawas sumber daya kelautan dan perikanan, tugas saudara – saudara adalah mengawal tertib pelaksanaan peraturan dibidang KKP agar pengelolaan sumber daya daya kelautan berjalan tertib dan bertanggungjawab.

Lahirnya Undang – Undang No 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja memberikan peluang pemanfaatan ruang laut untuk berbagai sektor pembangunan ekonomi. Hal ini disikapi KKP dengan melakukan penertiban terhadap pelaku usaha pemanfaatan ruang laut yang tidak bertanggungjawab, pengawasan harus dilakukan dengan sistem berintegrasi berbasis teknogi yang dilengkapi dengan penguatan armada pengawasan dan peningkatan operasi pengawasan yang memadai.

Saya tekankan kembali, pengawasan sumber daya KKP harus menjadi benteng dalam mengawal seluruh terobosan kementrian kelauatan dan perikanan. Melalui apel siaga ini, kita tunjukan semangat kekuatan serta kesiapsiagaan kita dalam mengawal sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia, dengan membangun sinergi bersama para tenaga hukum lainnya dan menggandeng pemerintah daerah kita rekatkan dan bergandeng tangan bersama – sama untuk melakukan tugas dengan tulus dan ikhlas dalam menjaga mengawasi pengelolaan sumber daya kelauatan dan perikanan Indonesia.

Baca Juga  Preview Porto vs Liverpool: Hadapi Tembok Do Dragao

Selalu yakinlah dan pasti dalam melangkah dan niat tulus dalam bertugas, Tuhan Yang Maha Esa akan selalu membimbing kita dalam melaksanakan amanah yang mulia mengawal pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan untuk masyarakat luas, tutupnya.

Kemudian, dilanjutkan dengan berbagai atraksi yang dilihatkan oleh para petugas PSDKP. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan simulasi penangkapan kapal pelaku ilegal fishing yang disaksikan langsung oleh Menteri KKP dan rombongan.

Adapun pejabat yang hadir adalah, Ketua Dewan Perwakilan Daerah,  Gubernur Provinsi Sulut, Fokompimda Sulut, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Maluku Utara, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Walikota Bitung, Bupati Biak, Direktorat Jenderal PSDKP, Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri KKP dan Para Pejabat di Lingkup Kementrian KKP maupun Kementrian/Lembaga terkait lainnya. (ardan)