Meritokrasi

oleh -79 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapore

Perdana Menteri Singapore, Lee Hsien Long, mengumumkan bahwa jabatannya sebagai ketua People’s Action Party (PAP) akan diganti oleh Lawrence Wong yang sekarang menjabat Wakil PM, mulai 21 November tahun depan.

Dengan demikian, Wong sudah hampir pasti akan menjadi PM Singapore. Karena PAP adalah partai yang hegemonik dalam politik Singapore dan negara ini memegang sistem parlementer, maka siapapun yang memimpin PAP, hampir pasti ia akan menjadi Perdana Menteri.

Kursi kepresidenan, yang lebih berfungsi sebagai seremonial belaka, sekarang dipegang oleh Tharman Shanmugaratnam yang baru terpilih dalam Pemilu bulan Agustus lalu. Presiden Tharman menggantikan Presiden Halimah Yacob.

Baca Juga  Raker dengan Komisi II DPR RI, Menteri AHY Laporkan Realisasi Kinerja Tahun Anggaran 2023, 2024, dan Rencana Kerja 2025

Lawrence Wong meniti karir dalam pemerintahan. Dia pernah menjadi pegawai negeri di berbagai kementerian. Dia juga seorang ekonom yang pernah duduk sebagai Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan, dan berbagai jabatan lainnya.

Seteah keluar dari pegawai negeri dia menjadi anggota DPR. Dari situlah dia membangun karir politiknya.
Ia adalah produk yang dibanggakan oleh Singapore: meritokrasi. Orang meniti karir dan membangun prestasi dari bawah hingga ke jabatan puncak.

No More Posts Available.

No more pages to load.