Milik Ratusan Gram Ganja Kering, Oknum Perwira Polisi Terancam Dipecat

oleh -133 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Lagi-lagi oknum anggota Polri tertangkap tangan memiliki dan menggunakan narkotika dan obat-obatan.

Mirisnya lagi, oknuim anggota Polri dimaksud kedapatan memiliki 692 gram ganja kering.

Ujung-ujungnya, yang bersangkutan harus dipecat dari keanggotaannya sebagai anggota Polri.

Apalagi, pelanggaran dimaksud sudah diwanti-wanti sebelumnya oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, bersanksi dipecat dari Polri.

Tentang adanya anggota Polri yang kedapatan memiliki barang haram dan terancam akan dipecat ini, dibenarkan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Rabu (20/11).

Menurutnya, siapapun oknum anggota Polri yang melanggar aturan akan ditindak tegas, terlebih pelanggaran narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga, sebagaimana yang sudah diamanatkan Kapolri sebelumnya.

Baca Juga  Try out, SMPN 1 Ambon jalani basis kertas dan pensil maupun komputer

”Intinya kita tidak menutupi siapa pun yang terlibat, baik anggota polisi maupun masyarakat. Dan Kapolri juga telah menegaskan setiap personel yang diduga terlibat kasus narkoba serta melakukan kekerasan dalam rumah tangga, bakal dikenakan sanksi tegas berupa pemecatan,” ujarnya.

Menurutnya, anggota Polda Maluku berpangkat perwira, UR alias Upang, sebelumnya sudah tertangkap memiliki 692 gram ganja kering, penghujung September 2019 lalu.

Saat ini, akunya, yang bersangkutan sementara menjalani pemeriksaan.

Meskipun UR ditangkap bukan dalam kegiatan Operasi Antik 2019 yang digelar Direktoat Reserse Narkoba (DitRes.Narkoba) Polda Maluku sejak 6 hingga 16 November 2019, jelasnya, namun kasus UR tetap diproses pihaknya.

”Tersangka ditangkap pada 22 September 2019 lalu dan saat ini sementara menjalani pemeriksaan,” jelasnya.

Baca Juga  7 Pemain Muda yang Berpotensi Jadi Bintang di Piala Eropa U-21 2021

Dijelaskannya, UR merupakan anggota Polri aktif dan menjalankan tugasnya di Polres Maluku Barat Daya (MBD).

Sayangnya, tegasnya, karena terganjal kesehatan, akunya, UR kemudian dipindahkan sebagai anggota Dokes Polda Maluku dan sementara menjalani perawatan.

Berdasarkan barang bukti (BB) yang disita dari tangan UR, tambahnya, tidak menutup kemungkinan bahwa UR bukan hanya pemakai narkoba semata.

”Kalau melihat barang bukti yang sebegitu banyak tidak mungkin dia hanya berstatus sebagai pemakai. Tetapi menurut dia, ada yang suruh, sehingga nama yang disebutkan sudah masuk DPO polisi dan sementara dilakukan pengembangan,” pungkasnya. (keket)