Minta Kepala Daerah Tak Palak Swasta yang Baru Mulai Usaha, Mendagri Beri Contoh Ambon

oleh -54 views

Porostimur.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan agar kepala daerah tak memalak swasta yang tengah memulai usaha. Sebab, swasta juga berperan meningkatkan pendapatan daerah.

Mantan Kapolri itu menyinggung soal kasus eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. Sebagaimana diketahui, Richard terjerat kasus suap terkait pemberian izin pembangunan cabang Alfamidi di Kota Ambon.

“Makanya langkah-langkah KPK seperti melakukan OTT (operasi tangkap tangan), di Ambon, kami terus terang di Ambon akan membangun minimarket, jejaring minimarket sudah dipalakin dulu sekian puluh miliar dan kemudian ketangkap oleh KPK, wali kotanya,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Komitmen Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dalam Pemberantasan Korupsi di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).

Baca Juga  Bos Oposisi Israel Sebut Netanyahu Cengeng dan Pengecut

Tito juga menyampaikan terimakasih atas langkah KPK tersebut. Hal itu menurut dia, bisa menjadi pembelajaran bagi kepala daerah lain di tanah air.

“Ini kira-kira jadi pembelajaran bagi teman-teman di kepala daerah lainnya. Hidupkan swasta jangan matikan mereka,” jelas Tito.

Dia juga mendorong agar swasta tidak dikenakan pajak di awal usaha. Swasta dibiarkan terlebih dahulu berkembang.

No More Posts Available.

No more pages to load.