Minyak Tanah di Maluku & Papua Selalu Langka Setiap Awal Tahun, Pertamina Heran

oleh -44 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Unit Manager Communication, Relation dan CSR Regional Papua Maluku, Edi Mangun meminta agar aparat kepolisian mengungkap modus kelangkaan minyak tanah di di Ambon, Ternate dan Papua.

“Kami heran, walaupun stok aman dan telah melakukan distribusi normal ke agen dan pangkalan di awal tahun selalu muncul informasi adanya kelangkaan minyak tanah di masyarakat,” kata Edi dilansir dari Antara, Sabtu (9/1/2021).

Hal ini diketahui stok di terminal BBM di Maluku atau Papua masih aman dalam 15 hari ke depan. Terlebih dalam minggu ini akan ada kapal pengangkut BBM yang bersandar di terminal Ambon dan Papua.

Sementara dalam penyaluran minyak tanah di agen atau pangkalan, kuota masih sesuai seperti awal dan tidak mengurangi jatah yang diberikan.

Link Banner

Dia menjelaskan, amanah UU Migas bahwa untuk pengawasan di luar jangkauan Pertamina melibatkan seluruh elemen dari Dinas Perindagkop dan aparat penegak hukum untuk dapat mengawasi mobilisasi pergerakan mobil minyak tanah.

Baca Juga  Selidiki Tewasnya Enam Pendukung FPI, Komnas HAM: Berkali-kali Kami Cek Lapangan

“Peristiwa kelangkaan minyak tanah sering terjadi masuk tahun baru. Aparat keamanan dan Disperindagkop dapat mengungkap apakah ada atau tidak modus operandi dengan kelangkaan minyak tanah ini,” kata Edi.

Sebelumnya, Sales Area Manager Retail Maluku PT Pertamina (Persero) Region Maluku-Papua, Wilson Eddi memastikan stok Bahan Bahan Minyak (BBM) di Kota Ternate, Maluku Utara cukup hingga satu bulan ke depan.

Kebutuhan BBM berbagai jenis bagi masyarakat tersedia hingga satu bulan dengan menyiapkan sebanyak 20 ribu kl dan jumlah tersebut untuk semua jenis BBM yang akan didistribusikan ke masyarakat.

Dia mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi secara baik agar tidak terjadi kelangkaan BBM di Ternate dan jangan lagi ada yang menimbun BBM.

Baca Juga  Dikalungi Tenun Tanimbnar, Menpora Dengar Mimpi Atlet PPLP Ambon

Selain itu, kata Wilson, masyarakat di Kota Ternate tidak perlu khawatir, sebab stok BBM selalu dipasok dari Wayame, Kota Ambon maupun tempat lainnya kepada empat depot BBM yang berada Kota Ternate, Tobelo, Kepulauan Sula dan Labuha

“Kita sudah mempersiapkan dengan sangat baik, bahkan telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemda. Kita memastikan semua kebutuhan, baik untuk yang di darat maupun di laut, telah siap semuanya,” kata dia.

Terlebih dalam minggu ini akan ada kapal pengangkut BBM yang akan bersandar di terminal Ambon dan Papua. Sementara itu dalam penyaluran minyak tanah di agen atau pangkalan, kuota masih sesuai seperti awal dan tidak mengurangi jatah yang diberikan.

Baca Juga  Sejumlah Warga Tertimbun Runtuhan Bangunan Akibat Gempa M 6,2 di Majene

Kelangkaan BBM ini tak sejalan dengan program BBM Satu Harga. Pemerintah melalui Kementerian ESDM pada tahun 2021 menargetkan ada 76 titik baru penyaluran BBM Satu Harga menyusul 83 lokasi yang sudah tercakup sepanjang 2020.

PT Pertamina (Persero) telah menuntaskan target Program BBM Satu Harga sebanyak 243 titik hingga tahun 2020. Sepanjang periode 2017-2019, Pertamina telah menyelesaikan sebanyak 160 titik BBM Satu Harga.

Ada pun sepanjang tahun 2020, Pertamina telah membangun dan mengoperasikan BBM Satu Harga di 83 titik. Hingga 2024 sesuai roadmap, Pertamina menargetkan pembangunan BBM Satu Harga mencapai 500 titik.  (red)