Miris! Pimpinn OPD Rame-Rame Kampanyekan Petahana Saat Kuker di Desa Soa Sangaji Obi

oleh -258 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Ada -ada saja hal yang tak seharusnya dilakukan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) . Mereka dilarang terlibat dalam berpolitik praktis namun masih saja dilakukan oleh oknum pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lungkup Pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara (Malut).

Adegan berpolitik praktis dilakukan sedikitnya enam orang pimpinan OPD saat kunjungan kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel yang dilaksanakan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba di Desa Soa Sangaji Kecamatan Obi Kabupaten Halsel beberapa waktu lalu.

Hal yang tak sepantasnya dilakukan Oknum ASN tersebut ditemukan wartawan porostimur.com pada, Ahad (17/02/2020) pukul 00.07 Wit, melalui video berdurasi 2 menit 3 detik itu diunggah oleh salah satu akun Facebook Darwis Bobane di group Pilkada Halmahera Selatan 2020.

Selain mengunggah video, pemilik akun Facebook tersebut juga menuliskan kalimat kritikan terhadap Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halsel.

“BAWASLU JANGAN NGONI MASUK ANGIN LAGI? SUDA JELAS ADA KETERLIBATAN KAPALA KAPALA DINAS NGONI BADIAM AKAN..”tulis akun Facebook Darwis Bobane pada postingan video tersebut.

Baca Juga  Personil Polres Buru Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Dalam amatan wartawan media ini video berdurasi 2 menit 3 detik itu, terlihat di dalam video tersebut, ada beberapa Kepala Dinas (Kadis) yang ada di Kabupaten Halsel ikut serta mengahidiri kegiatan itu, yakni, Kadis Naketrans, Fahri Nahar. Kadis Perumahan dan Pemukiman, Ahmad Hadi. Kadis Bencana Alam, Daud Jubeidi. Kadis Kominfo, Ani Rajirun. Kadis Pemberdayaan Perempuan dan KB, Hi. Aisa Badaruni. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Hi. Nurlaila Muhamad yang juga Istri Bupati Halsel, dan Kepala Desa Soa Sangaji serta Pemerintah Desa lainnya yang turut dalam kegiatan tersebut.

Mirisnya mereka berdiri sambil berkampanya para Kepala Dinas tersebut dipanggil langsung satu per-satu oleh Bapati Bahrain Kasuba.

Terlihat dalam video itu, selain menghadiri kegiatan tersebut, enam Kepala Dinas (Kadis) yang sudah disebut di atas, ikut mengkampanyekan Bupati Halsel Bahrain Kasuba dengan berdiri kemudian berpaling ke arah belakang masyarakat, Kepala-kepala dinas itu memberi salam sekaligus teriakan dengan nada suara yang keras yaitu Lanjutkan sambil mengangkat simbol dua jari.

Baca Juga  Bukan Cuma Buat Outer, Begini Tips Tampil Stylish dengan Kemeja Oversized

Selain itu, kehadiran Kepala Desa (Kades) Soa Sangaji dalam kegiatan tersebut melalui amatan video yang di unggah tidak berkampanye hanya saja berdiri saat dipanggil Bupati Bahrain, “Yang saya hormati Kepala Desa Soa Sangadji yang kami hormati bersama pemerintah desa ketua dan anggota BPD yang saya hormati para penyelenggara pendidikan, “ucap Bapati dalam video itu.

Sementara itu, diketahui. “Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 5 Tahun 2014
Tentang Aparatur Sipil Negara
Pasal 2 huruf f bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun,”

Juga terdapat pada pasal 9 ayat (2) UU No. 5 Tahun 2014 bahwa, Pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan Partai Politik,”

Baca Juga  Gelar Halal bi Halal On-line, Pemkot Ambon Hadirkan Ustad Das'ad Latif

Hal ini juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Bab l Ketentuan umum pasal 1 ayat 3 PP No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Bahwa, Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan, atau tindakan PNS yang tidak menaati kewajiban dan / atau larangan larangan disiplin PNS, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja.

Kemudian di atur pula pada Peraturan Pemerintah pasal 1 ayat (2) No. 42 Tahun 2004 Tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil bahwa, 2. Kode Etik Pegawai Negeri Sipil adalah pedoman sikap, tingkah laku, dan
perbuatan Pegawai Negeri Sipil di dalam melaksanakan tugasnya dan
pergaulan hidup sehari-hari.” (adhy)