Mitra OJK siap Realisasikan Instruksi Jokowi

oleh -203 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Maluku beserta seluruh mitra kerja yang dibawahinya bersedia menindaklanjuti instruksi Presiden RI, Ir, Joko Widodo (Jokowi) tentang kelonggaran atas nasabah keuangan.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Maluku, Anos Jeremias, kepada wartawan, Rabu (22/4), usai menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama OJK Perwakilan Maluku dan mitra kerja yang dibawahinya,

Menurutnya, OJK dan mitra keranya siap menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) tertanggal 24 Maret 2020 kemarin tentang pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona (covid-19).

”Sesuai dengan realisasi Intruksi Bapak Presiden pada tanggal 24 Maret lalu, maka intruksi tersebut telah dilakukan oleh OJK Perwakilan Maluku,” ujarnya.

Instruksi Presiden ((Inpres) dimaksud, jelasnya, juga sudah ditindaklanjuti pihak perbankan sebagai mitra yang dibawahi OJK Perwakilan Maluku.

Baca Juga  Praveen/Melati Mulai Tatap Olimpiade Tokyo 2020

Bahkan realisasi dimaksud, akunya, kini sudah diterapkan hingga ke cabang-cabang yang ada.

”Yang kedua terhadap realisasi itu sendiri, seluruh lembaga perbankan sudah melakukannya hingga ke setiap cabang. DPRD Maluku berharap seluruh lembaga jasa keuangan lainnya bisa menyesuaikan demi rakyat dan masyarakat kita di daerah ini,” jelasnya.

Meski demikian, tegasnya, masih ada beberapa lembaga bantuan keuangan dan pinjaman atau akrab dikenal dengan nama lishing, juga menerapkan hal dimaksud, meskipun dijabarkan dalam beberapa bentukl dan variasi kemudahan.

”Yang ketiga, khusus untuk lembaga pembiayaan yang kita kenal dengan kredit atau lishing. Nah, kredit atau lishing-lishing ini yang hadir tadi kan cuma Adira. Dan Adira kan sudah menyampaikan sudah memberikan kebijakan penundaan pembayaran selama 3 bulan dan itu dianggap sebagai pembayaran tertunda. Dan pada waktunya nasabah tidak melakukan pembayaran, tapi itu pembayaran mundur. Katakanlah jadi ada pembayaran perpanjangan waktu. Singkatnya, ada perpanjangan waktu,” terangnya.

Baca Juga  Tipu pengguna kartu ATM, RHT gondol jutaan rupiah

Menurutnya, beberapa lembaga pembiayaan atau pinjaman dan kredit (lishing) yang tidak sempat menghadiri hearing dimaksud, tambahnya, sedianya akan diundang pihaknya untuk melakukan hearing kembali.

”Terhadap lishing-lishing lain yang tidak hadir, kita undang untuk esok. Karena kita mengharapkan masyarakat kita yang bekerja di sektor informal melakukan realisasi itu. Untuk itulah kami meminta dukungan tema-teman pers, terlebih untuk melakulan sosialisai untuk mencegah penyebaran virus covid 19,” pungkasnya. (liehu)