Mobil Pintar Banau, Terobosan Satgas Yonif RK 732/Banau Cerdaskan Generasi Muda Pulau Seram

oleh -61 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Mobil Pintar Banau atau Banau Moving Library merupakan kendaraan khusus di modifikasi sedemikian rupa oleh Satgas Yonif Raider Khusus 732/Banau sebagai perpustakaan keliling guna membantu mencerdaskan anak-anak Pulau Seram di tengah pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Dansatgas Yonif RK 732/Banau, Letkol. Inf. Suhendar Suryaningrat, SH, MSi, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi porostimur.com, Kamis (11/6/2020).

Dikatakan Dansatgas, ide modifikasi truk angkut sebagai perpustakaan keliling itu muncul karena rasa prihatin yang muncul ketika melihat proses belajar mengajar anak-anak Maluku terhambat akibat Pandemi Virus Corona.

“Selain keterbatasan sarana perpustakaan yang ada di Kairatu, kesulitan jaringan juga menjadi kendala bagi anak-anak untuk mendapat akses informasi dari berita online dari internet ataupun proses belajar Via Media Sosial,” ujar Suhendar.

“Apalagi tantangan ditengah Pandemi Covid-19, membutuhkan sarana yang memadai sebagai sarana belajar via online,” imbuhnya.

Baca Juga  Paslon HEBAT kuasai perolehan suara di Kota Ambon

Banau Moving Library, katanya lebih lanjut, diambil dari nama satuan yang bermarkas di Jailolo. 

“Nama ini juga untuk lebih mendekatkan atau mengenalkan Prajurit Yonif RK 732/Banau yang bermarkas di Maluku Utara,” tambah dia.

Terkait keberadaan perpustakaan keliling tersebut, Suhendra berharap agar bisa mendongkrak minat baca sekaligus meningkatkan pengetahuan, wawasan bahkan skill anak-anak Maluku khususnya anak-anak yang berada di Kairatu, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB).

Pasiter Satgas Letda Inf Henry Yanuar Emha, S.Tr. (Han) menjelaskan bahwa di dalam kendaraan itu terdapat satu ruangan baca yang dilengkapi dengan buku-buku berbagai jenis.

“Anak-anak bisa fokus membaca dan  belajar  karena didalamnya tidak panas, bahkan didalam terasa sejuk. Selain itu juga di samping kendaraan kita siapkan kursi ,” ujar Henry.

Baca Juga  Gagal jadikan Maluku LIN, Pemprov dinilai tak pandai berkomunikasi

“Memang ditengah Pandemi  COVID-19, perpustakaan keliling tersebut dihadirkan guna menumbuhkan minat membaca serta menjadi kegiatan positif anak-anak selama melaksanakan Sekolah dari rumah (School From Home).

“Namun tetap menjaga jarak, supaya bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Maluku, khususnya di Pulau Seram ini,” tutupnya. (red)