MTQ ke 29 Provinsi Maluku Dijadwalkan Oktober 2021

oleh -128 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pelaksanaan MTQ Maluku ke 29 akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2021 di Saumlaki. Hal ini berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku, serta Panitia MTQ.

Demikian penjelasan Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Petrus Fatlalon SH. MH di kantor Gubernur Maluku, Rabu (27/1/2021).

Fatlalon bilang, untuk persiapan akomodasi, sarana dan prasarana menjelang pelaksanaan MTQ di Saumlaki saat ini sementara dipersiapkan oleh pemerintah daerah setempat.

“Baik itu arena pembukaan dan penutupan MTQ nanti, VIP, podium,  kemudian panggung untuk acara kini tengah dibangun,” ujarnya.

Link Banner

Fatlalon menjelaskan, untuk persiapan sarana dan prasarana tersebut ditargetkan pada bulan Mei dan Juni semua persiapan sudah rampung.

Terkait kepanitiaan MTQ, menurut Fatlalon sangat luar biasa, karena melibatkan semua komunitas agama, baik Protestan, Katolik maupun Muslim.

Baca Juga  Curi Sepeda Motor, 2 Pemuda Diamankan Polisi

“Panitia diketuai oleh Ibu Pendeta Leni Bakarbessy, Ketua Klasis GPM Tanimbar Selatan dan ketua hariannya Pastor Sipe Matrutty, Wakil Uskup KKT, dan wakil Ketua Yaitu Ketua MUI KKT serta teman-teman muslim di sana,” ujarnya.

Ditambahkan, dari hasil rapat koordinasi, disepakati pada Bulan Februari, Pemerintah Provinsi dan LPTQ Provinsi serta Kakanwil Agama akan datang ke Saumlaki untuk mengecek persiapan MTQ dan dilanjutkan rapat teknis persiapan pelaksanaan MTQ.

Sementara terkait dengan jumlah kontingen MTQ menurut Fatlalon, diperkirakan berkisar 700 sampai dengan 1000 orang di luar para tamu dan undangan.

Dijelaskan pula, terkait akomodasi makan minum dan tempat tinggal kontingen, menurutnya, Panitia bersama Pemkab telah menyiapkan Hotel dan penginapan yang layak serta mes para pendeta dan pastor yang kosong.

Baca Juga  BMKG: Siklon Tropis Seroja, Tiga Daerah di Maluku Perlu Waspada

Terkait transportasi, dalam rapat sudah dibicarakan,  yang mana untuk penerbangan Wings akan diatur 3 hari sebelum hari H,  bisa 3 sampai 4 kali penerbangan.

Sementara untuk transportasi darat, menurutnya akan meminta bantuan dari Pemprov berupa 10 sampai 11 Bus dikirim ke Saumlaki.

Sementara untuk persyaratan bagi para kafilah atau peserta tamu dan tuan rumah wajib divaksin dan mengantongi rapid antigen.

Di tempat yang sama, ketua Panitia MTQ, pendeta Leni Bakarbessy menjelaskan partisipasi masyarakat untuk mensukseskan kegiatan ini merupakan salah satu kunci sukses pelaksanaan MTQ.

Prinsipnya sebagai pimpinan umat beragama, dirinya menerima tanggung jawab ini dalam rangka menjaga kerukunan antar umat beragama serta menjaga persaudaraan

Baca Juga  Gelandang Tottenham Pingsan di Pangkuan Pacar Cantiknya

Ia menambahkan, selama ini telah disosialisasikan ke seluruh umat beragama untuk saling bekerjasama untuk menopang dan membantu pelaksanaan kegiatan ini.

Dan salah satu bukti partisipasi adalah disiapkan mess Pendeta serta Pastor untuk para khafilah yang akan bertanding.

Selain itu menurutnya, dalam pembukaan MTQ nantinya, akan dilibatkan anak-anak SMPTI ,  Sekami dari katolik dan siswa dari Protestan dan Katolik untuk mendukung acara pembukaan.

Dengan demikian akan terbukti bahwa kerukunan antar umat beragama di KKT sudah terjalin dan bukti dukungan umat di sana untuk menyukseskan MTQ. (red/tmc)