Musik, DNA Orang Ambon

oleh -38 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Musik dan Kota Ambon tidak bisa dipisahkan. Bukan hanya hiburan semata, tapi juga gaya hidup. Musik telah menemani warga Ambon dalam hampir semua kegiatan sehari-hari, dan sering menjadi titik fokus dalam dalam perayaan dan selama liburan. 

Selain itu, musik adalah sumber utama lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi kota, serta menyumbang lebih dari 10 miliar setiap tahun. Bahkan, musik, dengan kekuatan universalnya dalam menembus perbedaan, sanggup menciptakan kebersamaan antaragama.

Saking lekatnya dengan musik, The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) telah menetapkan Ambon sebagai city of music (kota musik). Sebelum ditetapkan menjadi Kota Musik oleh UNESCO, pada tahun 2017, Ambon telah menjadi kota kreatif musik dan kuliner versi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Baca Juga  Komisi II DPRD Kota Ambon Harap Persoalan PAUD Mawar Segera Tuntas

Musik telah menjadi DNA orang Ambon. Ya, orang Ambon dipercaya  memiliki anugerah tersendiri dari Tuhan. Oleh sebab itu, mereka sudah punya jiwa musikalitas yang tinggi sejak lahir. 

“DNA musik dan intuisi yang diwarisi dalam darah Ambon.  Jadi muncul ungkapan “Orang Ambon sudah bisa bernyanyi sejak dalam kandungan”,” kata Direktur Ambon Musik Office (AMO), Ronny Loppies, dikutip dari akurat.co pada Kamis, (26/8/2021). 

Dilansir dari citiesofmusic.net, hal ini dapat dibuktikan dengan;

  • Kemampuan membunyikan harmoni dengan perasaan. Tidak dapat ditemukan di mana pun di dunia harmoni dapat dilakukan secara otomatis
  • Pendengaran mutlak terhadap kontrol nada atau frekuensi tertentu.
  • Memiliki timbre (berbagai warna vokal).

Sementara laporan UNESCO menyatakan bahwa berkat partisipasi dalam paduan suara dan pelatihan sejak usia dini, hampir 90 persen orang Ambon dapat bernyanyi secara profesional, dan punya musikalitas tinggi. Inilah yang pada akhirnya membentuk hubungan yang tak terpisahkan antara musik dan kota Ambon.

Baca Juga  Februari 2021, Maluku Alami Deflasi

Kamu pun pasti sudah sering mendengar deretan penyanyi terbaik Indonesia yang berasal dari Ambon, seperti Glenn Fredly, Marcelo Tahitoe, Pasto, dan Melly Goeslaw. Sementara musisi tahun 70-an hingga 90-an yang terkenal adalah Bob Tutupoly, Bing Lekatompessy, Harvey Malaiholo, Ruth Sahanaya, Franky Sahilatua, Andre Hehanusa.

Itu nama-nama populer yang menjadi legenda musik nasional. Bahkan orang Ambon sendiri pun sulit menghitung berapa banyak artisnya yang populer di belahan timur saja, yang lebih spesifik menggarap pasar orang timur.

Kota Ambon sendiri aktif mempromosikan musiknya di skala nasional dan internasional melalui acara-acara seperti Konferensi Musik Indonesia, Simposium Musik Nasional dan Konvensi Musik Internasional Amboina.

Baca Juga  Aksesoris Sempurna untuk Pria agar Lebih Pede

Festival-festival ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan musik tetapi juga memberikan kesempatan bagi musisi dan komunitas musik untuk mendiskusikan peraturan musik, berkolaborasi, dan berbagi tradisi baik lokal maupun dunia.

Terakhir, Ambon berpartisipasi dalam Festival fete de la musique pada 2021 dengan tema voyage of the drum. Kota Ambon mengirimkan video pertunjukan Tifa Boyratan sebagai salah satu dari jaringan kota kreatif UNESCO.

Kapan kamu ke Ambon?

(red/akurat)

No More Posts Available.

No more pages to load.