Nono Sampono Minta Putri Maluku Suarakan RUU Daerah Kepulauan di Ajang Putri Indonesia 2020

oleh -119 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mendukung Putri Maluku 2019 Yoan Clara Teken sebagai duta Maluku dalam pemilihan Puteri Indonesia 2020 yang akan diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2020.

“Sebagai sesama anak daerah, saya mendukung anak-anak muda ini muncul berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Nono ketika menerima Yoan Clara, di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020) kemarin.

Senator asal Maluku itu berharap agar semakin banyak muncul putera-puteri daerah yang tampil mempunyai prestasi di semua lini, salah satunya Puteri Maluku Yoan Claran Teken yang akan bertanding di ajang Puteri Indonesia 2020.

“Apalagi saya diberitahu bahwa Yoan mempunyai latar belakang lulusan dokter dari Rusia, dia menaruh perhatian pada persoalan kesehatan serta layanan kesehatan di daerah,” kata Nono.

Karena itu, Nono mendorong untuk terus berjuang, berprestasi dan bekerja keras meraih tujuan. Tapi kalau sudah sukses diingatkan Nono, jangan sampai silau dan jatuh ke dunia glamor, karena jalannya masih panjang.

Baca Juga  Wisma Muzdalifah Siap Layani Jamaah Haji Maluku Tahun 2020

Nono berpesan agar dalam ajang Puteri Indonesia 2020 nanti, Yoan turut menyuarakan RUU Tentang Daerah Kepulauan yang saat ini sudah masuk Prolegnas 2020 dan diperjuangkan DPD RI menjadi Undang-Undang.

Undang-Undang tersebut diharapkan mengurai permasalahan di daerah 3T yaitu, daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia.

Daerah-daerah tersebut letaknya berada jauh dari ibu kota provinsi sehingga menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat dan menyebabkan pembangunan infrastruktur juga kesehatan belum merata.

“Kami berharap anak-anak muda bisa mendorong menyuarakan Undang-Undang ini, karena jika bisa disuarakan akan membantu aspirasi 8 provinsi daerah kepulauan mendapat manfaat dari Undang-Undang itu salah satunya seperti Maluku,” kata Nono.

DPD RI melihat, masalah kemiskinan, ketertinggalan dan kesehatan adalah isu penting. Dia berharap pelayanan kesehatan akan jauh lebih baik lagi dengan naiknya anggaran kepulauan. Jangan sampai daerah tertinggal, terdepan dan terluar ditambah lagi T, yaitu terlupakan.

Baca Juga  Setahun puncaki Kota Ambon, Louhenapessy akui masih ada kekurangan

Yoan Clara Teken adalah dokter muda lulusan Universitas Sechenov Rusia, mewakili Provinsi Maluku di ajang kecantikan bergengsi di Indonesia, Puteri Indonesia 2020.

Hal itu diumumkan oleh Yayasan Puteri Indonesia (YPI) melalui akun media sosialnya pada Rabu 22 Januari 2020. YPI mengumumkan nama-nama peserta Puteri Indonesia 2020, salah satunya Jujaro Ambon 2019 itu.

Ajang ini bukan hanya menampilkan kecantikan dan fisik saja, tetapi juga harus menampilkan kecerdasan, bakat, dan juga mempunyai perhatian kepada sosial.

Saat ini saya menaruh perhatian terhadap masalah stunting anak terutama di Maluku. Saya sedang membuat proyek kerja sama dengan beberapa lembaga, dan komunitas di Maluku sebagai sukarelawan bahkan berkolaborasi dengan Ibu Gubernur Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail yang saat ini sebagai Ambassador Parenting Maluku,” kata Yoan.

Baca Juga  Proyek Trans Papua Dinilai Kontradiktif dengan Budaya Lokal Nduga

Kehadirannya menemui Nono Sampono untuk mendapatkan dukungan dan doa restu dari senator Maluku. (red/rtm)