“Masyarakat di sepanjang sungai kini dapat kembali memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.
Pemda Apresiasi, Petani Kembali Berproduksi
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Syamsuddin menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kogabwilhan III dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para petani.
“Normalisasi sepanjang kurang lebih 7.000 meter ini memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran aliran air dan aktivitas pertanian masyarakat,” ungkapnya.
Senada, Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad menegaskan pemerintah daerah akan terus mendorong para petani untuk memanfaatkan kembali lahan yang telah pulih.
“Kami akan memberikan motivasi kepada para petani agar segera kembali beraktivitas dan mengoptimalkan lahan pertanian yang ada,” ujarnya.
Salah satu petani setempat mengaku bersyukur atas program tersebut. Menurutnya, kondisi sungai yang sebelumnya kerap meluap membuat sawah sulit digarap.
“Kami sangat bersyukur, karena sekarang kami bisa kembali mengolah sawah dan bercocok tanam seperti sebelumnya,” tuturnya.
Dengan normalisasi ini, sektor pertanian di Halmahera Barat diharapkan kembali bergeliat dan mampu mendukung ketahanan pangan daerah. (Asirun Salim)









