OJK Sulutgomalut Terima Banyak Keluhan Nasabah Jiwasraya

oleh -46 views
Link Banner

Porostimur.com | Manado: Persoalan Jiwasraya ternyata berdampak pada nasabah Jiwasraya yang ada di Sulawesi Utara. Terbukti sudah cukup banyak keluhan kekhawatiran yang diterima Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara Gorontalo Maluku Utara (Sulutgomalut) dari nasabah perusahaan BUMN itu, sampai dengan hari ini.

Namun demikian, Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo mengungkapkan keluhan itu hanya berupa konsultasi dan bukan laporan dirugikan. Kata Slamet, nasabah Jiwasraya di Sulut masih banyak yang khawatir dengan nasib Jiwasraya ke depannya.

“Yang terindikasi bermasalah produk saving plan Jiwasraya, bukan produk lainnya. Makanya setiap nasabah yang datang ke kami, ternyata sejauh ini bukan yang melakukan transaksi saving plan,” ujar Slamet, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga  Anggaran Pengamanan Pilkada Kepulaun Sula Rp1,2 Miliar.

Dijelaskan Slamet bahwa produk saving plan Jiwasraya hampir sama dengan deposito. Hanya saja mereka co branding kerjasama dengan perbankan dalam pemasaran.

“Jadi bank dapat profit. Namun yang jadi persoalan sesungguhnya ialah kesalahan mengelola, sehingga cashflownya bermasalah,” tambah Slamet.

Dia mengimbau masyarakat apalagi nasabah Jiwasraya jangan cemas dengan kondisi perusahaan asuransi plat merah tersebut. Menurutnya, OJK tetap mengawasi perkembangan Jiwasraya.

“Jangan ragu-ragu berkonsultasi dengan kami. Bila merasa sudah dirugikan dengan jatuh tempo klaim, silakan laporkan kepada kami. Kami siap membantu,” imbau Slamet.

Sebut Slamet, bakal ada reformasi industri keuangan, agar tata kelola dan pengawasan lebih diperketat. Termasuk dengan pembuatan peraturan.

“Semoga ke depannya ada institusi semacam Lembaga Penjamin Simpanan yang kali ini diperuntukkan bagi nasabah asuransi,” tambahnya.

Baca Juga  Google Meet Sudah Gratis, Durasinya Lebih Lama dari Zoom Cloud Meeting

“Masyarakat juga akan diperbanyak edukasi mengenai literasi asuransi supaya masyarakat benar-benar memahami pasti seluk beluk asuransi,” sambungnya. (red/dan)