Oknum TNI disinyalir selundupkan kayu gaharu dan tanduk rusa

oleh -75 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :Personil TNI AU yang bernaung di bawah Pangkalan Udara (Lanud) Pattimura, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tanduk rusa dan kayu gaharu, Rabu (21/2).

Upaya penyelundupan dimaksud berhasil digagalkan tatkala memasuki pintu masuk Bandara Pattimura, sebelum proses booking selesai dilakukan.

Hal ini dibenarkan Komandan Pangkalan Udara (Danlanud), Kolonel (Pnb antariksa), Anondo,SE,M.Tr, dalam keterangan persnya, di Ambon Jumat (23/2).

”Pertama saya ucapkan terima kasih kepada para Stakeholders, rekan-rekan media, dan juga seluruh yang hadir di ruangan ini. Tentu saja kita berkumpul disini atau bahkan sebagian besar sudah mengetahui bahwa 2 hari yang lalu telah kami amankan paketan barang illegal yakni sebanyak kurang lebih 5 koli Kayu Gaharu dan 1 koli tanduk rusa di Bandara Internasional Pattimura. 5 Koli Kayu Gaharu dan 1 Koli tanduk rusa yang total berat mencapai kurang lebih 95 Kg ini diduga akan diselundupkan ke Jakarta dan kemudian akan di eksport ke luar Indonesia. Sehingga lewat penyidikan yang masih terus dilakukan dan pendalaman yang dilakukan, barang yang kami amankan kami jadikan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Dijelaskannya, sekitar pukul 06.30 WIT, material terlarang dimaksud tiba di Bandara Internasional Pattimura menggunakan kendaraan taxi dan langsung diangkut oleh porter bandara melalui Pintu X Ray I.

Baca Juga  Spanduk HUT RI Jangan Pakai Gambar Jokowi, Jika Terlanjur Turunkan, Diganti Gambar Lain

Sekitar pukul 06.45 hingga 07.00 WIT, akunya, material tersebut kemudian ditempatkan di depan kantor Trigana Air.

Namun melihat bentuk material dan merasa curiga, personil BKO Lanud kemudian melaporkan kepada Staff Intel Lanud Pattimura,

Ternyata, material ini disisipkan dan di Cek In kan melalui penumpang Lion air JT 885 dan batik air ID 6167 tujuan Cengkareng, sekitar pukul 07.00 WIT.

Anggota Intel Lanud Pattimura merasakan kejanggalan barang tersebut, terlebih sudah berpindah tempat berada di bagian stoing bagasi.

Sekitar pukul 08.15 WIT, anggota yang merasa curiga kemudian menurunkan barang-barang melakukan pemeriksaan ulang.

Setelah diperiksa, ternyata benar saja, di dalamnya ada kayu Gaharu dan tanduk rusa.

Baca Juga  Dilanda Banjir, Pelayanan di RSUD Piru Macet

Sekitar pukul 09.00 WIT, tegasnya, material terlarang dimaksud kemudian diamankan di tempat yang lebih aman dan tidak diikutkan dalam penerbangan saat itu juga.

Berselang 4 jam, tegasnya, penyelidikan dilakukan pihaknya untuk mengetahui siapa oknum yang memasukkan barang-barang ilegal tersebut.

Setelah penelusuran, Ka Intel mendapati bahwa oknum yang memasukkan material tersebut merupakan oknum TNI.

Sehingga dilakukan penangkapan oknum TNI ini sesuai arahan dan perintah Danlanud, di Cafe Harvest Bandara Pattimura sekitar pukul 14.00 WIT.

Ditambahkannya, saat ini proses identilikasi dan pendalaman masih dilakukan terhadap oknum TNI yang diduga sebagai pengirim paket barang ilegal dimaksud. (keket)