OPM Serukan Pengibaran Bendera Bintang Kejora pada 1 Desember

oleh -86 views
Link Banner

Porostimur.com | Jayapura: Organisasi Papua Merdeka menyerukan pengibaran bendera bintang kejora saat HUT OPM pada Minggu, 1 Desember 2019 mendatang.

Seruang tersebut disampaikan melalui media sosial Facebook.

OPM meminta seluruh pendukung Papua Merdeka di berbagai belahan dunia untuk berfoto sambil memegang bendera bintang kejora.

“Minggu, 1 Desember Global Action Day tunjukkan dukungan Anda untuk hari kemerdekaan Papua Barat dengan cara mengambil foto di mana pun Anda berada di dunia memegang bendera dan posting di halaman ini,” demikian seruan OPM di akun Facebook Free West Papua Campaign Australia, Sabtu (23/11/2019).

Aparat kepolisian mulai melakukan langkah-langkah antisipasi guna mencegah terjadinya kerusuhan maupun kejadian yang tak diinginkan pada HUT OPM 1 Desember 2019.

Baca Juga  3 penjual burung cendrawasih diringkus Polres Aru

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, kepolisian bersama TNI sudah melakukan langkah-langkah preventif di Papua. Pendekatan terus dilakukan dengan masyarakat sekitar.

“Kita melakukan pendekatan-pendekatan di Papua sana, kita intens bangun komunikasi. Dan kita menggelorakan bahwa Papua adalah bagian dari NKRI,” kata Argo kepada wartawan, Sabtu (23/11).

Dari langkah ini diharapkan masyarakat Papua semakin yakin bahwa Papua adalah bagian Indonesia yang sah. Dengan begitu tidak ada lagi celah untuk memerdekaan diri.

Lebih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu belum menutuskan apakah akan ada penambahan personel pengamanan di Papua atau tidak.

Sejauh ini dari Polda Papua belum mengirimkan surat permintaan penambahan pasukan kepada Mabes Polri

Baca Juga  Satgas Yonarmed 9 Kostrad Latih PBB di SMPN 2 Waisakai

“Kalau memang dirasa nanti pengamanannya kurang, Polda kirim surat dan nanti Mabes Polri akan memberikan bantuan,” jelasnya.

Namun, apabila dirasa pasukan di Papua dianggap cukup, maka tidak akan ada penambahan. Aparat hanya akan mengedepankan langkah preventif.

“Kita akan bersumber dari berita intelijen yang sedang kami buat dari lapangan seperti apa, kerawanannya daerah mana, apa kerawanannya, kerawanannya sepeti apa masih diindentifikasi oleh intelijen,” pungkas Argo.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Menkopolhukam Mahfud MD, akan berkantor di Jayapura, Provinsi Papua mulai 26 November atau sebelum HUT OPM.

Kepastian ihwal adanya rencana ini dikatakan Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw.

Baca Juga  USMAN-BASSAM Komitmen Bangun Sistem Pendidikan Berbasis Digital

“Memang benar ada rencana ketiga pejabat tinggi akan berkantor di Jayapura hingga awal Desember. Saat ini berbagai persiapan sudah dilakukan,” kata Irjen Pol Waterpauw. (red/rtl/sp)