Orang Sula Diajak Pilih ZADI-IMAM

oleh -55 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Sula, Zulfahri Abdullah-Ismail Umasugi (ZADI-IMAM) menggelar silaturahmi di Desa Kabau Laut dan Desa Nahi, Kecamatan Sulabesi Barat, Senin (29/9). Dalam silaturahmi ini juga dibacakan ikar bersama untuk menyatukan tekad dan tujuan memenangkan Zulfahri Abdullah-Ismail Umasugi

Calon bupati Zulfahri Abdullah menyampaikan niat hatinya terkait memilih seorang pemimpin yang hukumnya wajib.

“Memunculkan seorang pemimpin wajib hukumnya. Setelah saya memohon petunjuk Allah SWT, saya mendapatkan gambaran terkait sosok pemimpin untuk daerah kita. Dengan gambaran itu, dengan Bismillah dan niat untuk hai do ya fai, Saya beranikan diri untuk maju Sebagai calon bupati. Semoga ini pertanda baik untuk menuju perubahan yang lebih baik,” katanya dalam orasi politiknya.

Baca Juga  Tak Terima Dijadikan Tersangka, Direktur PT. Tamalanrea Praperadilankan Kejati Malut

Bang Zul –sapaan akrab Zulfahri Abdullah– kepada awak media menegaskan Niat nya yang tulus dan ikhlas untuk pia sua, demi hai sua, Dia dan wakilnya Ismail Umasugi memohon dukungan seluruh masyarakat Sula untuk mendukung sepenuhnya pencalonan mereka di Pilkada 2020 ini.

Link Banner

“Kami berterima kasih karena orang tua-tua kita, para tokoh, pemuka agama dan pemuka adat telah berembuk bersama dan sepakat mendukung majunya Zulfahri Abdullah-Ismail Umasugi. Kami mohon doa dan dukungan sepenuhnya. Ini kesepakatan bersama kit pia sua. Doa restu yang sudah diberikan kepada kami berdua, akan kami pegang dan kami junjung sebagai amanah. Kami berharap warga Sula solid dan kompak untuk memenangkan pasangan ZADI-IMAM, sebab hanya orang Sula yang mau dan mampu mengangkat harkat dan martabat orang Sula,” ungkapnya.

Baca Juga  Tuan Rinding Rilis Single Terbaru 'Jogja Pung Senja'

Sedangkan calon wakil Bupati Ismail Umasugi mengatakan, secara secara hak, maka soa gareha adalah pemilik sah daerah ini.

“Jika kit soa gareha kompak mendukung dan berjuang, dijamin akan menang dalam Pilkada 2020. Apalagi kandidatnya adalah putra asli Sula. Kemenangan Zadi-IMAM adalah kemenangan Pia Sua,” ucapnya.

Meskipun banyak yang berpaling, menurutnya dengan restu para tetua Dan kekompakan maka akan kuat dan menang.

“Keberadaan pasangan ZADI-IMAM hari ini adalah keputusan yang diambil oleh orang-orang yang dimuliakan, apa yang diputuskan oleh para tetua kita, tokoh-tokoh Sula untuk menghadirkan pemimpin putra asli Sula di tanahnya sendiri,” ungkap Ismail.

“Pada momen Pilkada ini, kami memanggil seluruh keluarga besar orang Sula, Soa Fagud, Soa Fa’ahu, Soa Fatce dan Soa Mangon untuk kembali bersatu menjadikan putra Sula asli sebagai imam di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Baca Juga  Seorang Prajurit TNI AU Diduga Terseret Jual Amunisi ke KKB

Purnawirawan Polisi ini menegaskan, orang Sula harus satu komando dalam mengambil satu keputusan dan pilihan. Dengan doa, usaha, istiqomah dan takwa serta telaten.

“Kita harus punya rasa malu apabila pada Pilkada kali ini orang Sula kembali kalah, apabila tanah adat, hai do ya fai ini kembali dipimpin oleh pendatang, oleh orang lain yang hanya menjadikan putra Sula, Pia Sua sebagai ban cadangan,” tegasnya. (sya/sur)