P2U Rutan Ambon Temukan Handphone dalam Bungkusan Nasi

oleh -26 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Rivaldo Manusiwa, menemukan handphone yang diselundupkan dalam bungkusan nasi, Selasa (23/2/2021).

Menurut Rivaldo, kejadian tersebut bermula ketika seorang tukang ojek mengantarkan pesanan makanan yang ditujukan kepada salah seorang petugas rutan dimana ternyata makanan tersebut untuk Warga Binaan Pemasyrakatan (WBP).

Melihat gelegat yang mencurigakan, petugas P2U langsung membuka makanan dan menemukan handphone dan charger yang dibungkus rapi dalam kertas nasi.

Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Jefry Persulessy, modus ini sering terjadi di mana orang sering menitipkan makanan atau barang atas nama petugas di luar jam kunjungan barang, padahal petugas tersebut tidak pernah mengetahui terhadap titipan barang atau makanan tersebut.

“Untuk saat ini handphone beserta charger yang ditemukan sudah diamankan dan WBP yang memiliki barang tersebut sudah kami mintai keterangan. Ia mengakui barang tersebut memang miliknya. Untuk untuk proses selanjutnya akan kami akukan pembinaan dan barang tersebut akan dimusnakan,” ujar Jefry.

Baca Juga  Mau Coba Protective Style? Cara Ini Bikin Rambut Kamu Tetap Keren dan Sehat

Ia mengapresiasi kesigapan petugas P2U dalam menganalisa kemungkinan barang terlarang masuk ke dalam rutan dan berharap seluruh petugas juga dapat menganalisa hal-hal tersebut yang mungkin saja terjadi di dalam rutan. Bukan hanya soal barang terlarang, tetapi masalah keamanan dan ketertiban.

Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Husaini. Ia juga mengapresiasi kesigapan petugas P2U dalam menganalisa barang terlarang yang akan dimasukan di dalam rutan,

Alhamdulillah, petugas kami sigap dan cekatan dalam menganalisa hal-hal tersebut. Semoga ini sebagai motivasi agar kita dapat bekerja lagi dengan baik agar peredaran handphone ataupun narkoba tidak terjadi lagi di dalam rutan,” harap Husaini. (red/ir)