PAN Resmi Dukung Pasangan Bagus di Pilkada Tikep

oleh -80 views
Link Banner

Porostimur.com | Tidore: DPP Partai Amanat Nasional (PAN) resmi memberikan rekomendasi dukungan kepada Basri Salama dan Muhammad Guntur Alting (BAGUS), sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Desember mendatang.

Rekomendasi partai PAN ini diserahakan langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan di Jakarta, hari ini, Rabu (19/8/20).

Usai menerima rekomendasi, kepada media pers Basri Salama mengatakan, pihak ya besyukur dengan tambahan dukungan dari partai PAN ini.

“Tentu  amanah ini akan  kami jaga dengan sebaik-baiknya. Yaitu bekerja untuk kemenangan pada tanggal 9 Desember 2020 akan datang”, ujarnya.

Alhamdulillah, hari ini tepatnya tanggal 19 Agustus 2020. Saya dan pasangan saya Ustad Dr. Muhamad Guntur Alting mendapat amanah berupa dukungan 3 kursi dari Partai Amanat Nasional untuk Pilkada Kota Tidore Kepulauan,” sambung Basri.

Baca Juga  Mahasiswa Unpatti Tewas Dianiaya, Polisi Tangkap 9 Orang Tersangka Pelaku

Untuk diketahui, dengan adanya tambahan dukungan dari PAN, maka total dukungan partai terhadap pasangan BAGUS menjadi 7 kursi. Teridiri dari 3 kursi PAN, 3 Kursi Nasdem dan 1 Kursi Hanura.

Basri yang juga Ketua DPD Partai Hanura Maluku Utara ini mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dan rekomendasi dari partai Golkar. Jika Partai Golkar bergabung, maka pihaknya memenuhi syarat pencalonan pada Pilkada 9 Desember akan datang.

“Kami berpesan kepada semua baik pendukung dan lawan tarung kami. Jadikan Pilkada 2020 ini sebagai ajang pertarungan persahabatan, lebih mengedepan ide dan gagasan membangun. Tidak mengedepankan amarah dan kebencian,  caci maki dan sumpah serapah. Kita bangun Tidore dengan semangat gotong royong,” tukas Basri.

Baca Juga  Brimob Maluku Fasilitasi Wifi Gratis untuk Anak-Anak Sekolah di Ambon

Basri bilang, Tidore adalah negeri para pejuang. Tempat lahir para pejuang tangguh, tidak boleh di rusaki hanya karena Pilkada dan kekuasaan semata. Tidore harus dibangun atas dasar persaudaraan bukan atas dasar kepentingan sesaat.

“Tidore harus menjadi pilot project bagi kemandirian daerah di kawasan Maluku Kie Raha. Tanah Tidore adalah tanah para Sultan. Sebagai generasi penerus wajib bagi kita menjaga semangat para leluhur dengan tetap berpegang teguh falsafah Toma Loa Se Banari,” tpungkas mantan senator asal Malut ini. (red)