Pandemi Covid-19, Pembinaan Manasik Haji Sepanjang Tahun Terus Berjalan

oleh -29 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Ambon melaksanakan Kegiatan Manasik Haji dalam bentuk Simulasi bagi calon jamaah haji Kota Ambon dilaksanakan pada Asrama Haji Waiheru Ambon berlangsung dengan tertib dan lancar dengan tetap menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, Kamis (19/11/2020).

Pelaksanaan Simulasi di Bimbing langsung oleh H. La Hamid (Penyuluh Agama Islam) Kantor Kemenag Kota Ambon.

Turut hadir dalam kegiatan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hj. Rabea Kiat, beserta staf dan panitia.

masih mewabah secara global, termasuk di Indonesia. Berbagai sektor kehidupan pun turut terdampak. Aktivitas yang rutin dilakukan mengalami pergeseran atau bahkan ditunda untuk sekian waktu. Namun ada juga yang tetap diselenggarakan seperti rencana awal demi kelancaran ke depannya.

Hal inilah yang diterapkan kepada para jamaah haji Indonesia. Di tengah pandemi covid-19, berbagai upaya dilakukan pemerintah agar pembinaan manasik haji tetap berjalan sebagaimana mestinya sesuai tujuan yang diharapkan. Salah satunya meningkatkan kemampuan jamaah dalam memahami rukun haji dan larangan-larangan yang bisa membatalkannya.

Baca Juga  Agenda rapat tertunda, Komisi A nilai Limbert cuci tangan

“Di tengah pandemi ini pemerintah tetap mengupayakan gerakan pembinaan haji ini bisa tetap jalan. Sebab, kewajiban pemerintah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah untuk melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jamaah berdasarkan asas syariat, amanah, keadilan, kemaslahatan, kemanfaatan, keselamatan, keamanan, progfesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Kegiatan manasik haji merupakan tata cara atau tuntunan untuk mengerjakan hal-hal yang berhubungan dengan rukun, wajib dan sunnah haji dengan menggunakan miniatur Ka’bah dan dilaksanakan sebelum calon jamaah berangkat ke tanah suci. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada setiap calon jamaah haji tentang tujuan utama keberangkatan para jamaah ke tanah suci. (red/inmas)