Pangdam Pattimura Tutup Pendidikan Secata Gelombang I TA 2020

oleh -29 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Pattimura, Mayjen TNI Agus Rohman selaku Inspektur upacara secara resmi menutup Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2020 Kodam XVI/Pattimura, yang bertempat di Shelter Hely Mako Rindam XVI/Pattimura Desa Suli Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (8/10/2020).

Sebanyak 263 peserta pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I dinyatakan lulus dan berhasil meraih pangkat Prada (Prajurit Dua). Pangdam secara langsung melepas penanggalan tanda siswa, pemasangan tanda pangkat, pengalungan medali dan penyerahan ijazah kepada lulusan terbaik.

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan hasil yang diraih hari ini tidak datang secara tiba-tiba, namun melalui proses panjang mulai dari tahap seleksi penerimaan sampai dengan pendidikan selama kurang lebih lima bulan untuk ditempa kemampuan fisik, akademik maupun mental untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang handal.

Baca Juga  Direktur WHO Eropa Sebut Pandemi Corona akan Berakhir Awal 2022

“Pengetahuan dan keterampilan yang telah kalian peroleh selama pendidikan, merupakan pengetahuan dan keterampilan dasar kemiliteran yang masih memerlukan pemantapan, penyempurnaan serta pengembangan baik melalui pendidikan formal maupun latihan di satuan masing-masing. Setelah ini kalian masih akan melanjutkan pendidikan sesuai kecabangan masing-masing,” kata Pangdam.

Lebih lanjut dikatakan, perlu ditanamkan di dada kalian bahwa budaya belajar dan berlatih merupakan suatu kebutuhan, sehingga kalian akan selalu merasa perlu untuk belajar dan berlatih guna meningkatkan dan mengembangkan kemampuan diri agar mampu menjadi prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas serta mampu melaksanakan setiap tugas dengan sukses dan profesional sesuai yang diharapkan. 

”Menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat sudah merupakan pilihan. Untuk itu, kalian harus bangga dan jangan menodai Institusi TNI AD dengan melakukan pelanggaran. Jadilah seorang prajurit yang senantiasa taat terhadap aturan hukum yang berlaku, pegang  teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta jati diri TNI,” tegas Pangdam. (olof)