Panitia Pilkades Kabupaten Kepulauan Sula Distribusi Logistik

oleh -33 views
Link Banner

Porostimur.com, Sanana – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tingkat Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara telah menyalurkan logistik ke Panitia Pilkades tingkat desa pada Rabu kemarin.

“Logistik yang sudah disalurkan yakni 5724 Surat Suara yang tersebarkan 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di enam desa yang melaksanakan Pilkades Tahap II,” Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kepulauan Sula, Suwandi Hi Gani, Kamis (23/12/2021).

Suwandi bilang, selain distiburisi logistik, panitia Pilkades juga telah menyiapkan personil TNI-Polri yang akan berjaga di TPS.

“Surat suara yang didistribusi sebanyak 5724 yang tersebar di 13 TPS termasuk suarat suara cadangan termasuk keamanan yakni, Babinkamtibmas dan Babinsa ditambah dengan dua orang dari Polres,” katanya.

Selain itu, menurut Suwandi, terkait dengan persoalan sengketa pilkades pihaknya sudah menyiapkan tim hukum untuk menyelesaikan sengketa Pilkades enam Desa sesuai jalurnya.

Baca Juga  Honda Ungkap Alasan Mengapa Mobil Sedan Kurang Laris di Indonesia

“Kami panitia kabupaten sudah bekerja sama dengan tim advokat dari akademisi Unkhair, ketika ada masalah, konflik atau salah satu cakades yang keberantan dengan hasil keputusan silahkan lewat jalur hukum,” tegasnya.

Suwandi, selaku Panitia Pemilihan Pilakdes tingkat Kabupaten berharap pilkades yang akan di gelar di 6 Desa yakni:

1. Pada hari H di tanggal 23 Desember muda-mudahan masing-masing Desa melahirkan Pemimpin yang berintegritas.

2. pilihan rakyat bisa amanah dan membawa program-program visi misinya Desa bisa konektivitas dengan visi misi Bupati, Sehingga program-program itu bisa terlaksana karena pundak harapan masyarakat itu ada di pimpinan

3. Sesuai hasil sosialisasi kami dari awal di tanggal 19 dan harapan itu saya selalu tegaskan bahwa kami panitia di tingkat Kabupaten adalah perpanjangannya Desa di bawah.

Baca Juga  Mudah Kok, Ini 5 Langkah Skin Detox Agar Kulit Tetap Sehat

4. Panitia tingkat Desa bekerja sesuai dengan frofesional, menunjukan integritas sehingga pilkades ini bisa berjalan lancar, aman damai dan selalu bahagia.

“Karena kita ketahui bersama bahwa berkaca di enam bulan kemarin pemilihan kepala desa ternyata yang bermasalah adalah panitia desa membuka ruang. Sekarang subkoordinasi kami melalui camat, panitia desa dan kabupaten ada masalah secepatnya dikoordinasikan dan itu semua satu pintu dalam arti subkoordinasinya harus jelas,” tutup Suwandi. (ifo)

No More Posts Available.

No more pages to load.