Pantas Anak Buah Jokowi Emosi Jiwa! Mau Cabut dari Blok Masela, Shell Pasang Harga Rp20,9 T

oleh -79 views

Porostimur.com, Jakarta – Luapan kemarahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif terhadap Shell rupanya bukan tanpa sebab. Pasalnya, Shell hingga kini belum juga merampungkan pelepasan hak partisipasi atau Participating Interest (PI) di Blok Masela, Maluku, sebesar 35% kepada Pertamina.

Berlarut-larutnya pelepasan hak partisipasi tersebut rupanya karena Shell membanderol dengan harga yang cukup tinggi yakni dikabarkan mencapai US$ 1,4 miliar atau Rp 20,95 triliun. Padahal, proyek pengembangan Lapangan Gas Abadi, Blok Masela, ini belum menunjukkan progres signifikan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto membeberkan awalnya Shell membeli 35% PI di Blok Masela dengan harga US$ 700 juta atau sekitar Rp 10,4 triliun. Oleh sebab itu, seharusnya Shell tidak mematok harga yang lebih tinggi, apalagi dengan Pertamina.

Baca Juga  Klasemen Grup C Euro 2024 Usai Denmark Redam Inggris

“Itu harusnya maksimal harga yang ditawarkan karena Shell gak rugi juga. Memang suatu risiko sejak dia dapat 35% itu berapa biaya yang dikeluarkan,” kata Djoko dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, dikutip Jumat (2/6/2023).

Menurut Djoko, Pertamina sebetulnya bisa saja mendapatkan PI 35% Blok Masela tanpa mengeluarkan uang sekalipun. Hal tersebut dapat melalui sebuah penugasan dari pemerintah yang pernah juga dilakukan pada saat Pertamina ditugaskan untuk mengembangkan Blok Natuna D Alpha.

No More Posts Available.

No more pages to load.