Pantau Perkembangan PSBB, Besok Gustu Pusat Tiba di Ambon

oleh -87 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Tim dari pusat akan datang melakukan penilaian PSBB di Kota Ambon, Senin, 6 Juli besok. Hal ini dikatakan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sosialisasi PSBB di aula Korem 151/Binaiya, Jumat (3/7/2020) lalu.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, berdasarkan data terakhir Badan Penaggulangan Bencana Nasional (BNPB) Provinsi Maluku, data terakhir yang disampaikan oleh BNPB, yaitu ada 53 kabupaten/kota di Indonesia masih berada pada zona merah, untuk Maluku tinggal satu yaitu Kota Ambon.

“Kota Ambon ini sebatulnya kita sudah bergeser dari zona merah ke orange karena kita tinggal 0,02 dari persyaratan yang dari oleh BNPB, yakni 12,02 jadi sebenarnya kita sudah bisa bergerak sedikit. Oleh karena itu, ini sangat beralasan buat kita untuk mengejar karena waktu kita tinggal tiga hari untuk melaksanakan PSBB ini, saya sampaikan ke provinsi bagimana kita perpanjang satu Minggu saja, tapi provinsi bilang tidak bisa harus dua Minggu, itu kenapa kami melakukan sosialisasi ini,” bebernya.

Baca Juga  Priska Madelyn Nugroho Gagal ke Semifinal Wimbledon Junior

Ia mengatakan, selesai PSBB Pemkot Ambon tidak bisa langsung masuk ke new normal, namun ada tahapan yang harus dilaksanakan untuk bisa memutuskan penyebaran Covid-19.

Link Banner

“Selesai PSBB kita tidak langsung masuk ke new normal, tetapi kita akan bergerak ke PSBB profesional, setelah itu kita masuk ke pra new normal kalau sudah selesai itu baru kita ke new normal, namun itu tetap dengan protokol kesehatan,”jelasnya.

Sementara itu pada Sabtu, 4 Juni kemarin di Balai Kota, kepada wartawan, Louhenapessy mengatakan Pemkot Ambon telah melakukan rapat koordinasi dengan gugus tugas Provinsi, TNI/Polri dan pihak-pihak terkait, walaupun dari hasil laporan itu sudah sangat mendekati zona orange, namun secara nasional Kota Ambon masih zona merah, sehingga Kota Ambon menyesuaikan.

Baca Juga  Karyawan Migas di Bintuni Jalani Karantina di Maluku

“Tanggal 5 Pemkot akan menyurat ke provinsi untuk perpanjang karena ideal memang pelaksanaan PSBB itu harus dua kali, tapi misalnya dalam perjalanan hasil kita sudah bisa menekan ke zona orange itu akan menjadi pertimbangan medis,” katanya.

Richard bilang, berdasarkan hasil rapat evaluasi tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Ambon yang berlangsung selama dua hari, akhirnya Pemkot Ambon memutuskan untuk memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Ambon. (red)