Parade Reuni Tauhid di Bitung Berjalan Sukses

oleh -69 views
Link Banner

Porostimur.com | Bitung: Parade Reuni Tauhid yang diselenggerakan Ormas Barisan Solidaritas Muslim (BSM) Kota Bitung, berjalan dengan tertib, aman lancar dan damai, Sabtu (2/11).

Kegiatan yang baru pertama kali digelar di Kota Cakalang, dilakukan seperti perayaan 17 Agustus 1945.

Mari jadikan Parade Reuni Tauhid di Kota Bitung 2019 sebagai momentum menjaga kerukunan antar umat bergama.

Dimana, ratusan umat muslim dari berbagai elemen, melintasi beberapa ruas jalan dengan berjalan kaki sambil mengalimatkan Allah huakbar, Laa ilaaha illallah.

Sambutan Ketua Panitia, Daryanto mengatakan, tujuan dilaksanakannya Parade tauhid ini, beberapa hari yang lalu baru saja memperingati Maulid Nabi dan Sumpah Pemuda.

Oleh sebab itu, BSM menyelenggarakan syiar islam dalam bentuk pawai Tauhid dengan Tema “Cinta Negeriku Ada Pada Imamku”.

Baca Juga  Tim KBR Brimob Maluku Kembali Sterilkan Kawasan Wayame

” Dengan tema tersebut agar kita diwajibkan mencintai negeri ini dengan sepenuh hati dan cacat iman kita jika membenci tempat tinggal kita ini “.

Dengan iman yang kita miliki, kiranya menghadirkan rasa aman dan tentram serta saling menjaga tali persaudaraan.

Begitu pula dengan kalimat yang dibawa dalam bentuk bendera aliwa dan aroya yang bertuliskan dua kalimat syahadat adalah bendera tauhid.

Perlu diketahui juga, kalimat tauhid ini ada dua kalimat syahadat dan kalimat inilah yang nantinya akan keluar dari bibir kita apabila hidup kita akan berakhir.

Harus dipatuhi, parade tauhid kali ini menunjukan rasa damai yang dilakukan penuh kesantunan sesuai ahklak islami yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Baca Juga  Jawaban Berkelas Zinedine Zidane Setelah Bawa Real Madrid Pecundangi Barcelona di Camp Nou

Saya menghimbau kepada seluruh peserta, jagalah bendera tauhid dan bendera merah putih ini jangan sampai jatuh ke tanah, tidak boleh mengeluarkan kata – kata ujaran kebencian karena islam tidak mengajarkan hal seperti itu.

Apabila ada peserta yang ingin merusak acara ini dengan cara memprovokasi dan menimbulkan kericuhan, peserta itu akan kami serahkan kepada pihak keamanan,.kunci Daryanto.

Adapun ratusan peserta pawai tauhid, mengambil garis start dari depan SMP Muhammadiyah dan finish didepan Masjid Ribatul Qu’lub, dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan dari kepolisian dan TNI, dibantu Satpol PP dan Dinas Perhubungan. (dan)