Partisipatif masyarakat untuk ”Maluku Harus Beda”

oleh -28 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :Partisipasi aktif masyarakat maupun represesntasi komponennya ditunjukkan dalam Komunikasi Sosial (Komsos) bertajuk ”Maluku Harus Beda”, uang diusung Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya, di Baileo Slamet Riyadi Makorem 151/Binaiya, Sabtu (13/1).

Salah satunya, saran dan masukan dari mantan Ketua Sinode GPM, Pdt. John Ruhulessin.

Menurutnya, selaku representasi sebagaian masyarakat Maluku, pihaknya wajib berterimakasih atas kesempatan yang disediakan Korem untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam sebuah wadah komunikasi sosial dimaksud.

”Selamat natal dan tahun baru untuk yang merayakan. Semoga tahun yang baru ini kita lebih baik lagi daripada tahun kemarin. Ucapan terimakasih kepada Danrem 151/Binaiya karena telah menyediakan waktu dan memfasilitasi semua, tokoh-tokoh dan komponen masyarakat di Maluku untuk duduk bersama dalam komunikasi sosial ini demi menjaga persatuan dan kesatuan di Maluku,” ujarnya.

Link Banner

Kesempatan yang sama, Raja Morella, Haji Yunan Sialana, sekaligus mewakili Ikatan Latupati Maluku, juga menyampaikan niat tulus Latupati Maluku mendukung dan menjaga stabilitas di Maluku, sehingga agenda politik tahun 2018 ini bisa berjalan dengan aman, damain dan lancar.

Baca Juga  Mengapa Bohemian Rhapsody Menjadi Lagu Terbaik yang Pernah Ditulis?

Bahkan, akunya, ketegasan ini sudah disepakati dalam pertemuan beberapa hari sebelumnya.

”Seluruh Latupati yang ada di Maluku siap untuk ikut menjaga agar berlangsungnya pemilihan Kepala Daerah dengan aman, damai dan lancar,” tegasnya.

Mewakili suara insan pers Maluku, John dari media Antara, menegaskan netralitas insan pers tetap ditunjukkan menjalani momentum politik berskala 5 tahunan, yakni Pilkada Serentak jilid III.

”Media akan tetap memegang prinsip, bahwa media akan netral dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah di Maluku,” singkatnya.

Dalam wawancaranya dengan wartawan, Danrem 151/Binaiya, Kol (Inf) Chrsitian Kurnianto Tehuteru, menjelaskan netralitas TNI dalam menghadapi  Pilkada di Maluku.

Menurutnya, Korem 151/Binaiya dan jajarannya tidak terlibat politik praktis dan dilarang memberi dukungan terhadap salah satu pasangan calon (paslon) manapun.

Baca Juga  Beli Baju Baru, Warga Serobot Pasar Jailolo

”Kita akan fokus membantu Polri dalam mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2018,” tegasnya.

Komsos ini sendiri, tambahnya, merupakan sebuah pijakan awal yang ditempuh pihaknya untuk mengajak masyarakat agar siap dalam menghadapi tahun 2018 ini.

”Tahun ini merupakan Tahun Politik dan kita awali dengan sosialisasi ini, sehingga kita masuk ke tahun politik dengan suatu konsep yg mengutamakan kebersamaan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan. Maluku harus beda,” pungkasnya. (Febby Sahupalla)