Pasangan Kekasih Mahasiswa di Ternate Diduga Lakukan Aborsi

oleh -66 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Sepasang kekasih yang tercatat sebagai mahasiswa di dua kampus yang ada di Kota Ternate, Maluku Utara, diduga melakukan aborsi.

Pasangan berinisial AF (20) dan ML (21) itu melakukan aborsi di salah satu indekos di Kecamatan Ternate Utara.

Janin yang digugurkan dari rahim AF juga ikut ditemukan di dalam kamar tersebut.

Temuan janin ini berawal dari kedatangan AF dan ML di RS Islam Ternate, Senin 31 Mei 2021, sekira pukul 14.30 WIT.

Dari hasil pemeriksaan, bidan di rumah sakit tersebut merasa curiga karena AF dalam kondisi lemas dan pucat. Karena kehilangan banyak darah.

Lalu bidan tersebut diantar suaminya mengecek kamar kos AF, dan menemukan adanya janin di kamar tersebut. Temuan itu lantas dilaporkan ke pemilik indekos.

Baca Juga  Jadwal Pelaksanaan STQ di Kepulauan Sula Bergeser

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Joni Aryanto menjelaskan, penemuan janin ini bermula ketika AF dan ML datang ke ruang kebidanan Rumah Sakit Islam untuk melakukan pemeriksaan.

Keduanya diterima petugas kebidanan dan dilakukan pemeriksaan terhadap AF.

Pada saat melakukan pemeriksaan, AF terlihat gelisah. Petugas lantas menaruh curiga dengan kondisi yang dialami AF.

Salah satu petugas kemudian meminta ML untuk mengantarkannya ke kosan AF, namun ML beralasan tidak mengetahuinya. Petugas tersebut lalu meminta ML untuk mengantarkannya di depan kantor Dinas Kesehatan Kota Ternate, lalu secara diam-diam petugas itu menuju ke kosan AF atas informasi dari AF sendiri.

“Setelah petugas RS itu tiba di kosan AF dan kemudian menanyakan ke orang-orang disitu di mana kamar AF. Setelah mengetahui kamar mana yang di tempati AF, petugas tersebut lalu mencoba membuka pintu, namun pintu terkunci,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga  Cemburu, Pelaku Tikam Korban Dengan Pecahan Kaca Lalu Melarikan Diri

Petugas RS ini kemudian meminta bantuan ke warga setempat untuk bersama-sama mendobrak pintu. Setelah didobrak, ditemukan janin di dalam kamar yang terbungkus kantong plastik berwarna merah.

“Janin itu kemudian di bawa ke RSUD Chasan Boesori untuk dilakukan visum,” jelasnya.

Kapolsek juga mengatakan untuk saat ini baru dua orang saksi dimintai keterangan, yakni petugas dan terduga pelaku perempuanya, AF. Bahkan AF kini sudah diamankan. Sementara ML sudah melarikan diri dan kini dalam pengejaran.

“Terduga pelaku perempuan sudah diamankan, untuk laki-lakinya dalam pengejaran,” terangnya. (red/pena/hp)