Pasien Positif Covid-19 di Malut Melonjak jadi 26 Kasus

oleh -323 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Jumlah kasus positif corona virus (Covid 19) di Maluku Utara terus meningkat.

Juru bicara Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf mengatakan, jumlah pasien positif Corona atau Covid-19 pada Ahad (26/4/2020) bertambah 12 orang.

Sehingga total akumulatif pasien positif Corona Covid-19 di Maluku Utara saat ini adalah sebanyak 26 orang.

Penambahan jumlah pasien positif Covid-19 diketahui berdasarkan hasil uji Laboratorium Balai Besar Kesehatan Makassar.

“Ada tambahan 12 orang terkofirmasi positif Covid-19 dan totalnya menjadi 26 kasus. Namun 3 orang telah sembuh,” kata Alwia Assagaf dalam konferensi pers, Minggu (26/4/2020) di Posko Sahid Hotel.

Alwia Assagaf menjelaskan, 12 orang terkonfirmasi positif Covid-19 diantaranya, Ternate sebanyak 3 orang, 8 orang dari Tidore Kepulauan serta 1 orang dari Halmahera Barat.

Baca Juga  Ramadhan, BI Maluku taksir kebutuhan uang capai Rp 880 milyar

Dari hasil uji laboratorium berdasarkan spacemen Swab Test yang dikirim ke Balai Besar Kesehatan Makassar sebanyak 24 spacemen, dengan hasil 12 positif dan 10 negatif.

Dari 24 spacemen tersebut terdapat 22 baru dan 2 merupakan pasien lama. Untuk pasien 04 asal Tikep telah dinyatakan sembuh karena hasilnya kedua negatif, sementara 04 masih poitif dari hasil pemeriksaan kedua.

Direktur LSM Rorano Maluku Utara, Asghar Saleh menyampaikan, hari ini Maluku Utara ketambahan 12 kasus terkonfirmasi positif Corona. 3 dari Ternate, 8 dari Tidore Kepulauan dan 1 kasus positif baru di Halmahera Barat.

Asghar bilang, sudah 5 daerah yang ada kasus positif dengan jumlah total 26 kasus. Ada berita gembira bahwa satu pasien positif dari Tidore dinyatakan sembuh. Dengan demikian angka sembuh kita jadi 3 orang.

Baca Juga  Perempuan Dibalik Jendela

“Kalo menghitung secara eksponensial, kita terus bertambah kasus. Kasus pertama kita tanggal 23 Maret 2020. Sebulan lebih sedikit kita sudah punya 26 kasus per hari ini 26 April 2020. Berapa nanti di Mei dan Juni? “, ujarnya dengan nada tanya.

“Semuanya kembali kepada kita.
Kita juga punya jumlah OTG, ODP dan PDP yang signifikan. Masih banyak kasus reaktif Rapid Test yang menunggu hasil pemeriksaan PCR”, pungkas Asghar. (red/msc)