Pelaku IKM di SBB Tawarkan Cengkeh & Pala Atasi Corona Virus di Maluku

oleh -27 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Seorang Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) asal Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menawarkan produk herbal untuk mengatasi Corona Virus alias Covid1-19.

Tawaran tersebut Ia layangkan kepada Pemerintah Provinsi Maluku yakni Gubernur Maluku Murad Ismail.

Dominggus J Risaputty selaku salah seorang pelaku usaha dari SBB langsung mengenalkan produk barunya itu kepada wartawan. Dia menyodorkan cairan anti septik dan masker aroma cengkeh pala.

Menurutnya, Indonesia sangat terkenal akan kekayaan rempah-rempahnya. Banyak sekali rempah-rempah yang dihasilkan di Indonesia yang ternyata bukan hanya dapat digunakan untuk perasa makanan, tapi ternyata baik untuk kesehatan dan bahkan dapat mencegah atau menyembuhkan penyakit.

Link Banner

“Apalagi rempah cengkeh dan pala dari provinsi Maluku. Keutamaan cengkeh pala sudah tersohor sejak dunia masih belum mengenal technologi. Sejak dulu cengkeh dikenal khasiatnya sebagai obat tradisional,” ujar Risaputty usai meresmikan kantor pemasaran kepada wartawan di Negeri Lama Kecamatan Baguala Kota Ambon, Kamis (23/7).

Baca Juga  Kapolda Maluku Terima Kunjungan Silaturahmi Wakil Direktur PT PLN

Risaputty meyakini, ramuannya bisa mengatasi masalah pandemi yang meresahkan masyarakat.

Risaputty menjelaskan karena sekarang ini, wabah Corona Virus alias Covid 19 di Indonesia, tidak perlu dirisaukan apalagi menimbulkan kepanikan. Hal ini karena, selain iklim tropis Indonesia yang tidak begitu cocok berkembang biaknya virus tersebut, ada banyak rempah dari alam Indonesia yang menjadi senjata untuk kekebalan tubuh.

Penggerak industri Kecil Menengah (IKM) bidang pemanfaatan rempah-rempah Maluku (Herbal) mengusulkan ramuan temuannya untuk Pemerintah Provinsi Maluku dan Indonesia umumnya.

“Herbal harum Maluku ini sudah saya rintis sejak 15 silam. Ramuan ini berhasil menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Saya baru membuat cairan anti septik juga menyusul wabah ini melanda Maluku. Jika pemerintah ingin saya paparkan, saya siap,” jelasnya.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Ambon hari ini, Ahad 6 September 2020,

Risaputty mengungkapkan Harum Maluku terdiri dari dua produk unggulan, Pertama minyak dan minuman herbal dan terakhir ini dibuatkan cairan anti septik dengan aroma cengkeh pala dan kayu putih.

“Kami baru buat lagi cairan anti septik. Cairan itu sudah melewati uji balai POM RI di Ambon. Kadar alkohol dan persyaratan lainnya sudah diuji semuanya. Puji Tuhan lolos,” ungkapnya.

Risaputty menambahkan pihaknya telah mengantongi ijin dan register Balai POM RI.

“Saya pastikan, virus corona ini takluk dengan bahan alami dari tanah seram provinsi Maluku,” tegas dia.

Ia mengatakan komposisi produknya ini adalah cengkeh dan pala, ada juga lada, jahe merah, kayu putih dan beberapa jenis tumbuhan alam lainnya.

Baca Juga  Gelar Musrembang Camat Gane Barat Himbau 10 Kades agar Berhati-Hati Dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa ADD

“Untuk anti septik, alkoholnya kami ramu sendiri dari bahan alami. Kami tidak gunakan alkohol yang banyak dijual di pasaran,” kata Risaputty.

Risaputty berharap, produk yang dihasilkan dapat dilirik pemerintah sebagai alternatif untuk menjawab kelangkaan masker, antiseptik saat ini.

“Ini tanggung jawab kita semua. Saya buat ini selain mengembangkan usaha mandiri ini, saya ingin membantu pemerintah dan masyarakat Maluku. Masyarakat jangan panik. Terus ikut imbauan pemerintah. Wabah ini bisa kita hadapai bersama,” harap Risaputty. (ebot)