Pembangunan Tiga RKB SMP Teologia Kristen Terhambat

oleh -77 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kemajuan pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat.

Atas dasar itulah ada niat baik dan tulus dari seorang anak bangsa ini, yaitu Ny. Tin Watutamata/M.

Menurut Ny. Watutamata, awalnya pendirian SMP Teologia Kristen yang ada di Negeri Suli, Kabupaten Maluku Tengah saat itu pada tahun 2015 di bawah Yayasan Iman Indonesia yang saat itu Ketua Yayasannya adalah Semuel Tiblola.

Selanjutnya Ny. Watutamata mulai bekerja dan mengurus semua persyaratan sesuai dengan tuntutan Undang-Undang dan peraturan berdirinya sebuah sekolah dan setelah semuanya dilengkapi maka keluarlah izin pendirian SMP TK.

Seiring berjalannya waktu maka Ny. Watutamata mulai membangun komunikasi dengan Yayasan Kasih Bunda Suli yang diketuai oleh Ampy Leasa.

Dilakukan komunikasi dengan Yayasan Kasih Bunda ini karena di Yayasan Kasih Bunda ini ada SD TK, yang juga di bawah Kementrian Agama RI.

Baca Juga  Mantan Pangdam XVI/Patttimura Djoko Santoso Meninggal Dunia

Setelah ada komunikasi yang baik antara Ny Watutamata dengan Yayasan Iman Indonesia dan Yayasan Kasih Bunda maka pada tahun 2018 terjadi penyerahan SMP TK dari Yayasan Iman Indonesia kepada Yayasan Kasih Bunda, maka saat itu SMP TK secara sah berada di bawah Yayasan Kasih Bunda.

Selanjutnya untuk pengembagan SMP TK , Ny Watutamata yang adalah Kepala Sekolah menyurati Kementrian Agama lalu mendapat paket pemuatan RKB, yang di bangun tahun 2018, namun belum juga rampung.

Sebagai fungsi kontrol setelah wartawan Porostimur.con mendatangi lokasi pembagunan SMP TK, yang masih berada satu lokasi dengan SDTK , Jalan Suli Atas Lorong Pegungsi Tial-Larike, Kecamatan Salahutu Kabupaten, Maluku Tengah Provinsi Maluku.

Baca Juga  Hasil Leicester City vs Arsenal, Menang Cleansheet, The Gunners Berhasil Patahkan Rekor Buruk

Di lokasi pembagunan kepada Porostimur.com Sekretaris Yayasan Kasih Bunda yang juga Kepala Sekolah SD, TK, Ny. Sin Ratila, S.Pd, mengatakan pembangunan SMP TK baru sebatas seperti nampak pada gambar itu karena oleh Kementetian Agama RI dapat membantu sekolah dengan Rp.200 Juta untuk membagun 1 (satu) ruangan belajar, namun oleh komunikasi antara pihak yayasan dan sekolah maka disepakatilah untuk membangun 3 ruang belajar dengan harapan setelah dilakukan laporan kepada Kementerian Agama maka ada bantuan dana untuk pembangunan dan penyelesaian SMP TK dimaksud.

Berbeda dengan mantan Kepala Sekolah SMP TK Ny Watutamata, di tempat terpisah menjelaskan bahwa sesuai permintaanya lewat proposal yang diajukan kepada pihak Kementerian Agama RI bahwa ada 3 RKB dengan total anggaran Rp700 juta lebih, namun untuk tahap 1 kementerian baru bisa membantu pihak sekolah dengan anggaran Rp200 juta, yang kemudian digunakan untuk membangun 3 RKB, temasuk pembebasan lahan SMP TK yang uangnya diterima oleh pihak yayasan.

Baca Juga  Keluarga Histeris Jemput Jenazah Meidy Tondias di Pelabuhan Bitung

Dan pembangunannya direncanakan untuk 3 RKB salah satu RKB bisa dapat dimanfaatkan selayaknya RKB yang baik, namun dalam proses pekerjaanya Ketua Yayasan mulai barulah dengan membongkar batako yang telah terpasang yang selanjutnya oleh yayasan memberhentikan Ny Watutamata sebagai Kepala Sekolah dan mengangkat Ny Min Hehalatu sebagai kepala sekolah yang juga sebagai bendahara yayasan kasih bunda Suli elas Ny Watutamata.

Berdasarkan pengamatan di lokasi sekolah masih ada sejumlah material yang bisa digunakan untuk menyelesaikan satu RKB sebagaimana rencana awalnya, tetapi siapakah itu yang harus menyelesaikannya. (olof)