Pemda Halbar Bakal Dilaporkan ke Kejati Malut

oleh -115 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Kantor Hukum Adhitya Nasution & Partners akan bertandang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menuntut Pemerintah Halmahera barat membayar hutang kliennya.

Langkah ini ditempuh setelah minggu lalu somasi pertama diajukan oleh Kantor Hukum Adhitya Nasution & Partners, namun ternyata Pemkab Halmahera Barat tidak juga membuka upaya komunikasi baik kepada kuasa hukum maupun kliennya, terkait rencana pembayaran hutang senilai Rp 25.108.214.000,- (Dua Puluh Lima Milyar Seratus Delapan Juta Dua Ratus Empat Belas Ribu Rupiah) yang berasal dari 2 (dua) proyek pembangunan di Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

“Karena jika mengutip statement petahana yang menyebutkan dana pinjaman 159M terserap untuk pembangunan halbar, Kantor Hukum Adhitya Nasution & Partners mempertanyakan kemana larinya hak kami selaku rekanan Proyek kami selesai, tapi pembayaran kepada klien kami tidak,” jelas Adhitya, Jumat, (27/11/2020)

Baca Juga  Tim KBR Gegana Polda Maluku Kembali Semprot Disinfektan di Pusat Keramaian

Aditya juga mempertanyakan peran PLH selaku pemangku kebijakan untuk kiranya berkenan memberikan keputusan terkait permasalahan ini.

Link Banner

“Rencananya kami juga akan menembuskan surat ini kepada Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Maluku Utara terkait dengan permasalahan yang Klien Kami alami karena jelas ini adalah suatu bentuk penyalahgunaan anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukan, karena pekerjaan selesai tapi hak klien kami tidak dibayarkan,” tulasnya.

Aditya mengancam, apabila tidak ada kejelasan terkait pembayara, maka somasi kali ini akan jadi somasi terakhir dan untuk selanjutnya akan melakukan pelaporan resmi kepada instansi terkait yaitu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara. (alfian)