Pemda Malra Mulai Salurkan Bantuan Korban Bencana Cuaca Ektrim

oleh -39 views
Link Banner

Porostimur.com, Langgur – Memasuki awal tahun 2022, sejumlah warga khususnya di Kecamatan Kei Besar mengalami bencana ektrim yang mengakibatkan kerusakan pada rumah penduduk.

Tanpa menunggu, Bupati Malra langsung menginstruksikan OPD terkait untuk segera melakukan pendataan pada kerusakan rumah penduduk akibat, dan semuanya telah rampung.

Kini Pemda Malra mulai menyalurkan bantuan tersebut pada warga penduduk khususnya masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Kei Besar dan langsung diserahkan oleh Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun.

Sebelum menyerahkan bantuan, dalam arahannya, Hanubun menegaskan, bantuan yang diberikan ini tidaklah sebanding, namun harus dilihat dari ketulusan hati pemerintah daerah yang selalu melihat kesulitan masyarakat, bantuan tersebut diserahkan pada warga Ohoi Larat, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kamis (21/4/2022).

Untuk diketahui, para penerima bantuan akibat bencana ekstrim ini telah terdata pada 21 dan 22 Pebruari 2022 dan telah diidentifikasi pada dampak bencana, dan yang menerima ini semuanya telah teridentifikasi, baru disalurkan.

Baca Juga  Pemkab Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Tanaman Beras Merah Jemaat Ohoira

Tim teknis yang melakukan pendataan bencana pada Ohoi Larat, Kecamatan Kei Besar Selatan terdiri dari Badan BNPB, Dinas Perkim, Dinas Sosial, di mana 24 kepala keluarga yang mengalami kerusakan berat, sedang dan ringan.

Adapun bantuan yang diberikan berupa non lokal semen, besi, paku, tripleks dan cat sementara lokal seperti pasir dan batu.

Hanubun berharap, bantuan ini dapat dimaksimalkan penggunaanya oleh masyarakat penerima bantuan guna segera memperbaiki kerusakan yang dialaminya.

Selain itu Kepala BNPB Muhtar Ingratubun menegaskan bantuan yang tersalurkan ini karena seluruh proses identifikasi sudah selesai, maka bantuan tersebut bisa tersalurkan by name by address.

Dirinya juga menegaskan, bantuan yang diterima bukan hanya rumah, melainkan bencana alam banjir rob, tanah longsor maupun angin puting beliung serta gelombang pasang yang menghantam kapal cepat sehingga terbaliknya kapal dan mengakibatkan 6 orang meninggal dunia.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 5.3 Guncang Jailolo Halmahera Barat

Dari musibah yang terjadi, dapat diperkirakan kerugian yang dialami bisa mencapai ratusan juta rupiah, belum termasuk gedung sekolah serta fasilitas umum lainya. (Saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.