Pemdes Gufasa Pertanyakan Pasien beridentitas ARL ke Tim Gustu Covid-19 Halbar

oleh -139 views
Link Banner

Poristimur.com|Jailolo: Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Gufasa, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) membantah terkait rilis Gusti Covid-19 Halbar terkait pasien dengan identitas ARL (26) tahun.

Hal ini terkait pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Halbar bahwa ARL (62) yang terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19) adalah warga asal Desa Gufasa.

Kepala Desa (Kades) Gufasa Masri M. Bessy Selasa (30//6/2020) menyatakan, sesuai rilis tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi, kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Halbar, bahwa ARL (62) yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah warga yang berasal dari Desa Gufasa,

Namun sesuai data penduduk yang dimiliki pemerintah desa, pasien yang terkonfirmasi positif (Covid-19) tidak tercatat dalam daftar penduduk Desa Gufasa.

Link Banner

”Jadi tidak benar, jika ARL disebut warga Desa Gufasa, karena ARL sendiri tidak terdaftar dalam buku registrasi penduduk Desa Gufasa,” jelasnya.

Baca Juga  Lagi 19 Warga Dipulangkan dari Lokasi Karantina LPMP Ambon

Kades menambahkan, ARL sendiri sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) berasal dari Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), ARL adalah salah satu keluarga karyawan PT. Telkom Jailolo yang tinggal di Gufasa, namun kedatangan ARL di Desa Gufasa tidak pernah melapor ke kantor Desa atau ketua RT.

”ARL adalah keluarga salah satu karyawan Telkom Jailolo yang sempat datang dan tinggal sementara, karena ada urusan, namun kedatangan ARL di Jailolo selama tiga bulan terakhir ini, tidak pernah melaporkan diri di kantor desa ataupun ketua RT. Nanti setelah ARL sakit dan di antar ke RSUD, baru dikonfirmasi keluarganya ke pemerintah desa,” kata Kades Gufasa.

Baca Juga  HUT RI-75, Pemerintah Luncurkan Tradisi Baru Peringatan Kemerdekaan

Sementara, Ketua BPD Desa Gufasa Fachri M. Taher berharap, warga Desa Gufasa tetap tenang dan tidak terlalu panik dengan pemberitaan, karena saat ini belum ada satupun warga Desa Gufasa yang terkonfirmasi positif Covid-19.

”Prinsipnya, kita tetap beristiar, tidak terlalu panik dalam menghadapi Pandemi Covid-19, semoga musibah ini cepat berlalu dan warga kembali beraktifitas seperti biasanya,” harapnya.

Terpisah, Kadinkes Halbar Rosfintje Kalengit saat di konfirmasi menyampikan bahwa data yang disampaikan oleh Tim Satgus atau melalui Dinkes Halbar itu sesuai data yang diberikan dari RSUD saat pasien difawat.

“Kita tidak mungkin rekayasa alamat pasien, karena data dan identitas itu kami terima dari RSUD. Pihak RSUD pun menyesuaikan dengan tempat tinggal pasien saat dirawat di RSUD yang disesuaikan dengan pengakuan pasien dan keluarganya,” pungkasnya. (ash)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *