Pemkab Halbar Gelar Sidang Kode Etik, Perkara Ajakan Selingkuh Salah Satu Pejabat

oleh -1.671 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Majelis Sidang Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menggelar Sidang Kode Etik dalam rangka menindaklanjuti laporan AG (pegawai Dishub) ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halbar, Senin, (8/6/2020).

Diketahui AG melaporkan perbuatan salah satu pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, RN yang merayu dan menggoda istrinya NN (Staf RSUD Jailolo) via WhatsApp maupun panggilan telepon yang terjadi pada enam atau tujuh bulan lalu.

Sidang ini berlangsung di Aula Baikole Kantor Bupati Halbar yang dipimpin langsung oleh Sekda Halbar Syahril Abd. Rajak selaku Pimpinan Majelis Sidang dan didampingi lima anggota majelis yakni Vence Mulwere, Asisten I Pemda Halbar, Julius Marau Kepala Inspektorat Halbar, Jubair Latif Kepala BKD Halbar, Fredik Budiman Staf Ahli Pemda Halbar dan Deni Kasim Staf Ahli Bidang Hukum.

Baca Juga  Sambut Hut Ke-71 Polairud, Polda Malut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

Sebelum majelis meminta keterangan lebih dahulu kepada AG di ruang sidang, majelis sidang lebih dulu melakukan sumpah sesuai agama mereka, setelah keterangan diberikan oleh AG, majelis memanggil NN sebagai istri AG untuk memberikan keterangannya, sesuai dengan laporan BAP.

Selesai dari pengumpulan keterangan kepada AG dan NN, namun yang bersangkutan sebagai terlapor RN tidak berkesempatan hadir dalam sidang tersebut, sehingga sidang Kode Etik ni kembali ditunda.

Pimpinan Majelis Sidang, Syahril Abd Rajak menyampaikan bahwa, karena  yang bersangkutan tidak hadir dalam sidang tersebut, maka sidang ini akan dilanjutkan pada Rabu 10 juni 2020 mendatang.

“Dari keterangan oleh suami istri yang ada ini, kita menunggu perkembangan setelah kita memeriksa yang bersangkuatan sebagai terlapor RN,” jelasnya.

“Mengingat  karena terlapor tidak hadir pada hari ini, maka Sidang Kode Etik ini dilanjutkan pada Rabu 10 Juni 2020, pukul 10.00 WIT,” ujarnya.

Baca Juga  Fahri Sebut Pemilu 2024 Masih Suram, Butuh Ikhtiar untuk Lakukan Perubahan

Syahril juga meminta kepada pelapor, terkait bukti lain seperti rekaman dan lain-lain harus ada pada sidang lanjutan, saat pemeriksaan terlapor.

“Kepada pelapor, bahwa hari Rabu harus ada bukti rekaman untuk didengarkan kepada majelis sidang, ” pinta Syhril.

Dalam Sidang Kode Etik ini, dihadiri oleh Direktur RSUD Jailolo, dan Kadis Perhubungan Halbar. (ash)