Pemkot Ambon akan Vaksinasi Ibu Hamil

oleh -82 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Menindak lanjuti Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, rencananya akan melakukan vaksinasi massal, bagi ibu hamil di kawasan Pattimura Park, Kamis (19/8/2021) mendatang.

“Tanggal 19 Agustus 2021 nanti, ada kegiatan vaksinasi massal ibu hamil di Pattimura Park,” ungkap Sekretaris Kota Ambon, AG Latuheru, usai vaksinasi massal di Pelabuhan Ambon, Ahad (15/8/2021).

“Tanggal 19 Agustus 2021 nanti, ada kegiatan vaksinasi massal ibu hamil di Pattimura Park,” terangnya

Menurutnya, penyuntikan vaksin covid-19 bagi ibu hamil yang usia kandungannya di atas 13 minggu.

“Jadi sekarang kan ibu hamil sudah bisa divaksin. Kami berharap agar ibu-ibu hamil yang ada di Kota Ambon bisa berpartisipasi dalam mensukseskan vaksinasi massal ini, ” ujarnya.

Baca Juga  GMKI Nilai Panitia Musda KNPI Halsel Tidak Punya Pendirian

Pada kesempatan itu, Sekkot juga mengimbau masyarakat agar jangan suka menjustifikasi diri sendiri, untuk mencari alasan supaya tidak mau divaksinasi Covid-19.

“Yang jadi masalah sekarang, masyarakat suka justifikasi diri sendiri. Ketika ditanya kenapa tidak mau vaksin, mereka jawab, sedang alami penyakit ginjal, lambung, tapi justifikasi itu bukan berdasarkan keterangan dokter, melainkan diri sendiri,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Sekretaris Kota Ambon meminta masyarakat untuk tidak memberikan alasan yang tidak rasional. Karena yang bisa menjustifikasi penyakit dalam tubuh seseorang hanyalah dokter.

”Belum divaksin lalu alasan karena sakit, padahal datang saja ikut vaksinasi karena disitu ada meja yang disiapkan khusus untuk di periksa oleh dokter. Kalau tidak memenuhi syarat pasti tidak di vaksin. Tapi kalau memenuhi syarat dari kesehatan maka akan divaksin,” jelasnya.

Baca Juga  Peringatan Harkitnas, Menkominfo : Tumbuhkan dan Kuatkan Semangat Gotong-Royong

Sekot mengatakan, tidak semua dokter diberi kewenangan untuk mengatakan seseorang itu bisa di vaksin atau tidak. Hanya tim dokter yang tergabung dalam Pokja KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang bisa menyatakan seseorang bisa divaksin atau tidak. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.