Pemkot Ambon Ambil Kebijakan Persempit Ruang Gerak Covid-19

oleh -84 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon serius dalam memberikan atensi terhadap kasus konfirmasi positif COVID-19 yang meningkat secara signifikan. Sejumlah kebijakan pun telah diambil dalam upaya pencegahan penyebarannya.

Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Agus Ririmasse mengatakan, salah satu kebijakan yang diambil Pemkot adalah penyediaan tempat isolasi terpusat, yakni di Asrama Haji, Desa Waiheru, Kecamatan Baguala Kota Ambon.

“Kita sudah koordinasi dengan Asrama Haji menjadi tempat penampungan masyarakat yang terkena dampak COVID. Kita akan siapkan fasilitas disitu dan tenaga medis selalu siaga,” kata Sekot di sela – sela Pembukaan Persidangan Ke 40 Jemaat GPM Lateri di Gereja Lahai Roi, Minggu (6/2/2022).

Baca Juga  Pemkot Bersihkan Tumpukan Sampah di Ahuru

Selain tempat isolasi terpusat, operasi yustisi juga akan terus digalakkan untuk mengingatkan masyarakat disiplin Protokol Kesehatan, serta aturan PPKM Level 2 sebagaimana tertuang dalam Instruksi Wali Kota Nomor 3 Tahun 2022.

“Tim Satgas akan diberdayakan lagi. Operasi Yustisi kita gencarkan lagi, bahkan hingga di dalam angkutan kota,” ujarnya.

Dikatakan Ririmasse, Kota Ambon mendapat perhatian khusus dari Presiden RI, terkait peningkataan kasus. Oleh sebab itu semua hal perlu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak penyebaran Covid.

“Termasuk untuk ASN Pemkot, apabila kembali dari Tugas Luar Daerah (TLD) wajib Swab PCR. Sambil menunggu hasilnya mereka berkantor dari rumah, sehingga kita betul – betul menghindari ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, sejak 24 Januari hingga 5 Februari 2022, kota Ambon telah mencatat 620 kasus konfirmasi positif, dengan dua orang meninggal dunia.

Baca Juga  Sekot Ambon Sebut Disiplin ASN Jadi Prioritas di Tahun 2022

Terkait Persidangan ke 40 Jemaat GPM Lateri sendiri, dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Para peserta sidang wajib mengikuti rapid tes antigen sebelum bersidang.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Sinode GPM, Pdt. E.T Maspaitella, Majelis Pekerja Klasis Pulau Ambon Timur. Pdt. J Kakisina, serta para Pimpinan OPD di lingkup Pemkot. (Nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.