Pemkot Ambon Beri Hadiah Dua Konser Virtual di HUT RI & Provinsi Maluku

oleh -45 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) akan menggelar dua konser virtual bertepatan dengan peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia 17 Agustus 2020 dan HUT ke-75 provinsi Maluku 19 Agustus 2020.

Kadis Parekraf Kota Ambon Rico Hayat mengatakan, Pemkot Ambon akan menggelar dua event konser virtual. Pertama pada tanggal 17 Agustus yang mengusung tema Merah Putih dari masa ke masa.

Sedangkan pada 19 Agustus dengan tema Indonesia Tanah Air Beta, merupakan persembahan Pemkot dan warga kota Ambon bagi provinsi Maluku.

“Konser yang pertama melibatkan musisi senior seperti Bing Leiwakabessy, Zeth Lekatompessy dan Mien Sahuburua. Selanjutnya musisi muda Margie Sipahelut, Wily Sopacua, Michael Pelupessy hingga penyanyi belia Jesa Takaria, siswa kelas 1 SMP, Monica Noya dan Agnes Kiriweno”, ujar Rico di ruang kerjanya, Jumat (14/8/2020).

“Sementara pada konser kedua, ada Nurul Toisuta, Grivandro Louhenapessy, Joane Saimima, Retsky Polnaya, Grace Syauta, Michael Pelupessy yang tergabung dalam Amboina Voice, Amboina Brass dan Sanggar Tifa Siwalima”, imbuhnya.

Baca Juga  Polisi Dalami Kasus Jual Diri Online Dua Remaja di Bitung

Rico bilang, meski secara virtual karena masa pandemi Covid-19, namun dengan konsep ini, pemerintah Kota Ambon ingin menunjukkan bahwa kreatifitas dan karya tetap ada, sekaligus menegaskan Ambon sebagai kota musik dunia.

“Konser masih virtual sebagai dukungan kita di HUT RI dan Provinsi Maluku,” tandas Rico.

Selain itu, menurut Rico, pihaknya juga tengah menyusun konsep event virtual lainnya jelang HUT kota Ambon 7 September mendatang. Rencananya, tak saja suguhan musik tapi juga budaya akan diangkat dengan berdayakan komunitas paduan suara, tarian.

“HUT kota Ambon konsepnya sedikit beda, dalam sajian upacaranya begitu juga hiburan kepada masyarakat. Meski memang tak bisa seperti tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19 dan dibatasi protokol kesehatan. Seperti apa, akan sesuaikan dengan arahan/petunjuk dari pa Walikota dan Wakil walikota,” demikian Rico. (red/mr)