Pemkot Ambon dan BI Maluku Luncurkan Program Mari Katong Belanja Online

oleh -44 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Merespons kondisi Kota Ambon dalam pandemik COVID-19, Bank Indonesia (BI) Regional Maluku bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meluncurkan program Mari Katong Balanja Online, yang dilaunching di Balaikota Ambon, Jumat(29/5/2020).

Kepala Bank Indonesia regional Maluku, Noviarsano Manullang mengatakan, ditengah pandemi ini kesehatan terasa penting, tapi ekonomi juga harus tetap berjalan, karena itu Bank Indonesia berusaha meresponi itu dengan meluncurkan Mari Katong Balanja Online.

“Dalam Mari Katong Balanja Online ini, kami menggandeng Pemkot Ambon, Ambon Access dan juga para UMKM, guna membantu mempermudah masyarakat Kota Ambon dalam berbelanja dengan menggunakan system online,” kata Manullang.

Gerakan ini merupakan rangkaian program yang bertujuan untuk mendukung penanganan dan pemulihan kinerja UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 guna menginspirasi, mengembalikan semangat dan menciptakan peluang melalui digitalisasi dan shifting produk dengan tagline #MariKatongBalanjaOnline.

Link Banner

Melalui gerakan ini, diharapkan dapat mendorong pemulihan kinerja ekonomi beberapa sektor sekaligus karena menggunakan aplikasi web dan mobile based sehingga meminimalisir masyarakat untuk keluar rumah namun tetap dapat berbelanja memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Gerakan ini akan memberikan manfaat baik bagi pelaku usaha, konsumen hingga pekerja informal karena juga akan menggerakkan layanan jasa pesan antar.

Baca Juga  Pemprov gelar rakorda pemberdayaan koperasi se-Maluku di SBB

Saat ini sudah terdapat 3 (tiga) aplikasi yang dikembangkan oleh Putra-Putri daerah Maluku untuk mendukung gerakan ini antara lain Ambon Access, Pigi Pasar dan Bali Doo. Aplikasi tersebut telah tersedia dalam platform android dan dapat di download melalui aplikasi google play. Dengan protokol kesehatan ketat yang masih berlaku saat ini, Pemkot Ambon dan Bank Indonesia mendorong masyarakat dapat menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi di Kota Ambon. Yuk, #MariKatongBalanjaOnline!

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya menyampaikan, masyarakat harus pintar membaca peluang dalam bertahan hidup dimasa pandemi COVID-19, dan bisa melihat bagaimana cara untuk bertahan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.

Baca Juga  Hari ini, Sitanala resmi tersangka

“Berdasarkan survey, yang akan bertahan dan berkembang pesat pasca pandemi COVID-19 dan kehidupan New Normal adalah Teknologi. dengan teknologi, kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan lewat internet, dengan sistem pembayaran menggunakan uang digital,” terang Walikota.

Karena itu, dirinya mengapresiasi langkah inovasi yang diambil Bank Indonesia lewat Program Mari Katong Balanja Online.
“Mau tidak mau, Kita harus bisa beradaptasi, baik di masa sekarang maupun setelah pandemic nanti, karena banyak hal akan berubah, baik kehidupan, sampai aktivitas jual beli, dan perlu warga kota ini untuk peka dan merespon perubahan tersebut untuk tetap bertahan hidup. Kami sungguh berterima kasih dan memberikan apresiasi untuk Bank Indonesia karena telah melihat peluang ini untuk membantu warga Kota Ambon,” aku Walikota. (keket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *