Pemkot Ambon Gratiskan Rapid Test di 21 Puskemas

oleh -192 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Terhitung sejak Sabtu 1 Agustus 2020 kemarin, Pemerintah Kota Ambon membebaskan biaya rapid test di 21 Puskesmas khusus bagi warga ber-KTP/KK kota Ambon pelaku perjalanan (PP) antar kabupaten didalam provinsi Maluku mulai berlaku.

Para pelaku perjalanan itu hanya akan dikenakan biaya administrasi/pendaftaran sebesar Rp 10 ribu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy mengaku, rapid test subsidi pemerintah kota (Pemkot) Ambon sudah ada di 21 Puskesmas, dan mulai tanggal 1 Agustus Puskesmas akan melakukan Rapid tes khusus untuk pelaku perjalanan didalam provinsi Maluku bagi warga yang ber-KTP/KK kota Ambon secara gratis.

Dikatakan Pelupessy, bagi warga pemilik KTP kota Ambon yang akan melakukan perjalanan seputaran wilayah Maluku maka dapat melakukan rapid test pada setiap Puskesmas yang telah ditunjuk oleh pemerintah kota Ambon tanpa harus membayar karena telah digratiskan.

Saat ini kata Pelupessy pemerintah kota lewat dinas Kesehatan kota Ambon telah menyediakan alat rapid test pada setiap Puskesmas untuk selanjutnya akan digunakan pada setiap Puskesmas melakukan rapid test kepada warga kota Ambon yang akan melakukan perjalanan ke daerah lain kusus dalam wilayah provinsi Maluku.

Baca Juga  GMKI Nilai Panitia Musda KNPI Halsel Tidak Punya Pendirian

Sementara para pelaku perjalanan yang akan bepergian keluar Maluku, maka harus melakukan rapid test pada Faskes yang sebelumnya telah ditunjuk oleh pemerintah dan tetap dikenakan biaya sesuai ketentuan yang berlaku dan khusus pelayanan rapid test pada Puskesmas hanya melayani pelaku perjalan dalam wilayah Maluku.

“Jadi itu nanti dilakukan dibeberapa Puskesmas yang melakukan rapid test kusus untuk pelaku perjalanan gratis kusus di dalam provinsi Maluku, jadi misalnya ada pelaku perjalan hendak melakukan perjalanan diluar Maluku, itu tetap melakukan rapid pada Faskes yang telah ditunjuk peemrintah” Ungak Pelupessy.

Untuk pelaksanaan rapid test pada Puskesmas, kata Pelupessy akan dijadwalkan secara bergiliran, hal ini dikarenakan keterbatasan petugas analis untuk melakukan rapid test, dengan demikian setiap Puskesmas kemungkinan akan dijadwalkan 2 hingga 3 kali setiap minggu.

Baca Juga  Kampanye di Pesisir Gane, MK Ajak Warga Pilih Usman-Bassam

Dari data yang telah dikeluarkan oleh pemerintah kota Ambon lewat dinas Kesehatan kota Ambon hampir seluruh Puskesmas dalam wilayah kota Ambon diberikan izin sebagai lokasi pelaksanaan rapid test atau tes cepat Covid-19, dan semuanya gratis. (red)