Pemkot Ambon Mulai Bagi Masker Kepada Masyarakat Secara Bertahap

oleh -97 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon secara bertahap mulai membagikan masker kepada masyarakat melalui Gugus Tugas Penanganan COVID-19.

Pada hari ini, Jumat (17/4/2020), Dinas Perhubungan Kota Ambon dan Dinas Perindustrian Perdagangan mulai membagikan masker kepada para pedagang di Pasar Mardika serta para sopir angkotan kota.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, J. Aponno mengatakan, pembagian yang dilakukan hari ini merupakan tahap awal, mengingat segera diberlakukannya Wajib Penggunaan Masker di Kota Ambon pada Senin 20 April mendatang.

“Hari ini kita bagikan empat ribu lebih masker kepada para pedagang di pasar, mulai dari pasar buah sampai pasar mardika,” katanya.

Aponno bilang, saat pembagian masker, para pedagang dan sopir angkot juga dihimbau untuk senantiasa menggunakan masker selama beraktivitas.

Baca Juga  Memasuki Hari ke-18 Pencarian MV Nur Allya Ditutup

“Sesuai edaran walikota tentang wajib masker yang akan berlaku mulai senin 20 april, kami himbau kepada para pedagang dan sopir angkot untuk selalu menggunakan masker, karena akan ada sanksi bagi yang sengaja melanggar himbauan,” terang Sekdis.

Setelah pembagian yang dilakukan di pasar dan terminal, tahap berikutnya Pemkot Ambon akan membagikan masker kepada masyarakat melalui dinas terkait.

Dishub Tempel Stiker Himbauan

Selain mambagikan masker, Dinas Perhubungan Kota Ambon juga menempelkan stiker pada setiap mobil angkutan kota.

“Stiker yang kita tempelkan adalah stiker himbauan yang bertujuan mengingatkan para sopir dan penumpang untuk selalu menjaga jarak aman selama berada dalam angkutan, senantiasa menggunakan masker dan tidak menaikkan tarif angkutan secara sepihak,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Ambon, C. Pattiwaelapia.

Baca Juga  Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS Bantu Warga Pasang Pipa Saluran Air

Ia menambahkan, penempelan stiker dilakukan di beberapa lokasi, yakni terminal, depan Hotel Amans dan Kota Jawa.

“Dengan stiker yang sudah kita tempelkan, kita harap masyarakat mengikuti himbauan dari pemerintah”, ujar Pattiwaelapia.

“Khusus bagi para sopir, diharapkan untuk menaati segala aturan yang diterapkan, kalau tidak, akan ada sanksi tegas karena dianggap membahayakan kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Pattiwaelapia juga menghimbau kepada masyarakat, apabila mendapati para sopir yang melanggar himbauan untuk segera melaporkan kepada dinas terkait. (enggel/agi)