Pemkot & DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT Kota Ambon ke-445 Secara Virtual

oleh -34 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: DPRD Kota Ambon bersama Pemerintah Kota Ambon melaksanakan Rapat Paripurna dalam ranges Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-445 tahun 2020 yang jatuh pada 7 September 2020.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta secara virtual di Ruang Sidang Utama Baileo Rakyat Belakang Soya, Sabtu (5/9/2020).

Toisuta dalam sambutannya, memberikan apresiasi khusus kepada Pemkot Ambon yang terus mencatat prestasi gemilang nya dari waktu ke waktu walaupun di tengah pandemi COVID-19.

“Apresiasi kepada Pemkot Ambon untuk prestasi terakhir di bulan Juli kemarin, walaupun di tengah pamdemi virus COVID-19, Pemkot Ambon menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan RI melalui Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku atas laporan keuangan Pemerintah Daerah kota Ambon sungguh saya bangga atas prestasi dan kerja keras pimpinan kota ini bersama semua ASN di lingkup Pemkot Ambon,” ujar dia.

Link Banner

Selain itu, Kota Ambon merupakan Kota Manise, dimana kita lahir dan di besarkan, menetap, mengabdi dan berkarya hingga genap berusia 445 tahun, merupakan karunia terbesar berikan kepada kota ini dengan segala keindahan alamnya kota yang menjadi pusat pendidikan dan perdagangan di Provinsi Maluku.

Baca Juga  Penutupan RSUD Haulussy Masuk Agenda Banmus DPRD Maluku

“Ada kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri, ketika saya memimpin Rapat Paripurna menyongsong HUT Kota Ambon tahun 2020, kebahagiaan dan kebanggaan itu beralasan, karena momen ini adalah rapat paripurna HUT Kota Ambon yang pertama dalam kapasitas saya sebagai ketua DPRD Kota Ambon periode 2019-2024,” katanya.

Dikatakan, di usia 445 tahun ini walaupun dengan situasi dan kondisi yang tidak biasa akibat pandemi COVID-19, yang belum kunjung meredah.

“Mari kita mengajak semua elemen untuk terus berdoa dalam menghadapi semua situasi dan kondisi yang terjadi saat ini di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, agar di sini segera berakhir di Kota Ambon, dan Maluku,”ajak Toisuta.

Baca Juga  Angka Kemiskinan Bertambah Akademisi Nilai Hendrata Gagal

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya menyatakan, peringatan HUT ke-445 Kota Ambon tahun 2020 berbeda, karena dirayakan di tengah keprihatinan wabah penyakit secara global atau pandemi COVID-19, kita tidak menyangka bahwa pandemi COVID-19 akan terjadi di Indonesia khususnya di Kota Ambon pada tahun 2020.

“Kita belum bisa mempredksikan pandemi kapan berakhir, sejalan dengan itu, beberapa agenda peringatan HUT Kota Ambon dilakukan secara virtual, hal ini dilakukan memutus mata rantai penularan COVID-19,” terang dia.

Mencermati data satuan tugas covid-19 Kota Ambon per 2 September 2020 di Kota Ambon terdapat 599 orang yang dirawat akibat covid 19 mengajukan pada sebaran tempat tinggal maka pasien ke-19 yang dirawat berasal dari Kecamatan Sirimau sebanyak 285 orang atau 47,6 persen, Kecamatan Nusaniwe sebanyak 192 orang atau 32,1 persen, Kecamatan Teluk Ambon baguala sebanyak 78 orang atau 13 persen, Kecamatan Teluk Ambon sebanyak 39 atau 6,5 persen, dan Kecamatan leitimur Selatan sebanyak 5 orang atau 0,8 persen.

Baca Juga  Baru Sekali Tulis Berita, Wartawan ini Sudah Dipolisikan

Terdapat di tujuh Desa/Negeri di Kota Ambon tidak ditemukan pasien covid-19 yaitu, Desa Negeri Lama, Negeri Hukurila, Negeri kilang, Negeri Naku, Negeri Leihari, dan Negeri Rutong, untuk itu terus mewaspadai penularan virus ini, mengingat pergerakan orang dalam daerah atau kawasan dapat berpotensi sebagai perantara dan membawa.

“Pandemi COVID-19 dalam memberikan dampak nyata secara global, di Kota Ambon sendiri COVID-19 telah berdampak bagi kondisi sosial, ekonomi, maupun pembangunan daerah secara utuh. Saat ini proses pembelajaran tatap muka di kelas diganti dengan belajar dari rumah, proses pembelajaran mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan perguruan tinggi dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh dari rumah, baik secara online atau dalam jaringan (Daring) dengan internet maupun secara online, dan luar jaringan (Luring) tanpa internet,” tutup walikota. (red/info-ambon)