Pemkot Tikep Tinjau Lokasi Pembuangan Sampah di Kelurahan Guraping

oleh -34 views
Link Banner

Porostimur.com | Sofifi: Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Jamaludin Badar meninjau lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kelurahan Guraping, Selasa (11/8/2020).

Kepada para wartawan, Jamaludin Badar menyampaikan bahwa peninjauan lokasi TPS tersebut tidak terkait dengan aksi unjuk rasa para pedagang Pasar Galala di Kantor DPRD Malut kemarin, melainkan sudah menjadi agenda Pemkot Tikep.

Jamaludin bilang, Sofifi merupakan wilayah Kota Tidore Kepulauan, sehingga Pemerintah Kota Tikep punya tanggung jawab untuk mengurus sampah yang saat ini sudah sangat meresakan masyarakat.

“Karena semakin banyak sampah tertumpuk lama, maka menjadi sumber penyakit, apalagi Kota Tidore Kepulauan pernah memperoleh predikat kota kecil Adipura, jadi ini memang terhambatnya adalah tidak ada Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di Sofifi”, ujarnya.

Jamaludin mengharapkan TPA regional yang berada di Desa Taba Damai dapat berfungsi, sehingga Pemkot Tikep dapat mengangkut sampah yang menumpuk di wilayah Kota Sofifi, termasuk di dalam Pasar Galala, Jalan Kilometer 40 dan di Perumahan PNS untuk dibuang kesana.

Baca Juga  Reses, Safi Pauwah Bagi Sembako Kepada Janda dan Anak Yatim

Menurut Jamaludin, lokasi TPA yang berada di desa Taba Damai, Kabupaten Halmahera Barat saat ini terkendala akses jalan belum yang belum diaspal, sehingga armada sampah tidak dapat membuang sampah kesana.

“Kami diperintahkan oleh Walikota Tikep Ali Ibrahim untuk mencari lokasi , dan lokasi tersebut merupakan lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk dititipkan sampahnya di belakang Kelurahan Guraping”, ujarnya.

Lanjut Jamaludin, setelah TPA Regional didesa Taba Damai sudah jadi, maka Pemkot Tikep akan memindahkan sampah di TPS yang berada di belakang Kelurahan Guraping ke lokasi Desa Taba Damai.

Sementara itu terkait dengan lokasi (lahan) pemerintah Kota Tikep sudah ada kesepakatan dengan pemilik lahan. Pemkot Tikep meminta kepada Haris selaku pemilik lahan, dapat memahami kondisi keuangan pemkot Tikep saat ini pada masa pandemi Covid-19, sehingga pemilik tahan (lahan) sudah menyangupi tanah bisa dijual untuk membuat TPS sampah dengan catatan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memberikan uang mukanya, sehingga lahan tersebut dipakai sebagai tempat pembuangan Sampah Sementara (TPS).

Baca Juga  Rakor Persiapan Pilkada, Wakapolda Ajak Masyarakat Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif

Pemerintah Kota Tjkep membeli lahan tersebut sesuai dengan SK Gubernur per meter yang sudah memiliki sertifikat Rp80.000, dan membeli setengah hektare untuk dipergunakan sebagai Tempat Penampungan Sampah Sementara.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Karo Pemerintahan Kota Tikep Muslihin, Camat Oba Utara Ongen Gamtohe, Lurah Kelurahan Guraping, Kepala Pasar Galala Tamrin S Kalabo, dan beberapa Kepala Desa Sekecamatan Oba Utara. (bur)