Pemprov-Australia bangun kerjasama bidang pendidikan

oleh -41 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :  Adanya kerjasama bilateral antara Australia dan Indonesia, khususnya di Maluku dengan digelarnya program Ambon-Darwin, bukan saja membantu meningkatkan kerjasama di bidang pariwisata dan perekonomian semata, tetapi juga membantu pemerintah daerah beserta seluruh rakyat di Maluku mendapatkan kemudahan dalam bidang lainnya juga.

Salah satu bidang yang mendapatkan sorotan dan porsi yang cukup besar karena adanya kerjasama

bilateral dimaksud yakni bidang pendidikan.

Dimana, Pemerintan Australia bukan hanya membantu pembangunan sekolah dasar (SD) di Maluku sebanyak 66 unit,  namun juga memberikan kemudahan berupa kesempatan dan anggaran untuk melanjutkan studi S1, S2 dan S3, ke negara berjuluk Negeri Kanguru itu.

Link Banner

Hal ini juga dibenarkan balon gubernur Maluku, Murad Ismail, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon,  Rabu (7/2).

Baca Juga  Wakapolda Maluku Sampaikan Materi Bagi Mahasiswa Baru di Universitas Pattimura

”Beberapa tahun lalu dari Pemerintah Australia sendiri telah membangun beberapa sekolah dasar di Maluku, terhitung ada 66 Sekolah Dasar di seluruh Maluku ini. Bukan hanya membangun sekolah dasar tapi mereka memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang akan melanjutkan S2 dan S3 di Australia,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Australia sebelumnya, akunya, sudah disepakati adanya pertukaran mahasiswa dan dosen yang ada di Maluku.

Selain itu, jelasnya, Pemerintah Maluku juga mengusulkan agar Pemerintah Australia untuk membuka kerjasama wisata di Maluku.

Dijelaskannya, Bali merupakan salah satu barometer pariwisata di Indonesia berkelas internasional.

Dimana, Pemerintah Australia menanamkan banyak modal usaha sektor ini di Bali.

Baca Juga  Kajati Sulut Perintahkan Seluruh Jajarannya Keker Dana Covid-19

Untuk itu, Pemerintan Australia diusulkan melakukan hal yang sama dengan menanamkan modal usaha di bidang yang sama di Maluku, khususnya Ambon.

Sehingga, dari investasi dimaksud bisa dikembangkan kerjasama berupa dibangunnya sebuah lapang terbang yang bisa menghubungkan Ambon-Saumlaki-Darwin.

”Kita juga sedang mengusulkan kerjasama untuk membuat peternakan di Maluku khususnya di Moa, beliau juga mengatakan bahwa kalau kerjasamanya terjalin maka beliau akan memberikan anakan sapi untuk peternakan nanti. Tapi sayangnya di daerah kita ini tempat untuk membuat peternakan terlalu kecil,” jelasnya.

Ditambahkannya, khusus untuk bidang pendidikan tinggi, sarjana bidang peternakan, pertanian dan pertambangan, diusulkan untuk dikirim bersekolah di Politeknik Australia.

”Pembicaraan ini tidak ada hubungan dengan politik sekalipun, jangan dianggap bahwa ini adalah untuk politik. Kedubes sendiri menyampaikan bahwa ini tidak ada hubungannya dengan politik, pembicaraan ini tulus dari Pemerintah Australia yang ingin membantu Maluku di bidang pendidikan,” pungkasnya. (katherin)