Pemprov Maluku Safari Natal di Desa Waai, Barnabas Orno Bagi Bingkisan

oleh -107 views
Link Banner

Porostimur.com|Ambon: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, menggelar safari Natal di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (20/12/2019).

Safari digelar bersama warga setempat di Gereja Damai, dihadiri Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno, Ny. Beatrix Orno, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Maluku hadir dan merayakan Natal bersama masyarakat.

Pada kesmpatan tersebut, Pemprov Maluku juga menyerahkan bingkisan Natal kepada masyarakat.

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno dalam sambutannya mengatakan, ada banyak alasan untuk semua mempersembahkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena selain perjumpaan yang sangat berbahagia di saat ini, tetapi terlebih lagi karena negeri ini tetap dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, sekalipun beberapa waktu lalu, terjadi gempa bumi yang meluluh- lantahkan sebagian pemukiman dan fasilitas umum di sekitar kita, serta menyebabkan sebagian warga masyarakat dan saudara-saudara kita harus hidup di tempat-tempat pengungsian.

“Natal adalah cara Tuhan menyapa kita. Ia telah mewujudkan empati dan memberikan damai dalam bentuk Imanuel. Dengan demikian Natal mengajarkan kita untuk bersimpati dan memberikan dukungan doa, dan dukungan kepada masyarakat Maluku yang masih berduka, atas berbagai cobaan dan ujian alam, sambil berharap semoga saudara-saudara kita tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Wagub.

Baca Juga  BKSDA Maluku Lepasliarkan Ratusan Ekor Burung & Reptil Korban Perdagangan Ilegal

Dikatakan, persiapan memyambut kedatangan Sang Putra Natal saat ini, tentunya dirasakan sangat memprihatinkan, karena sebagian warga masyarakat Maluku, terkhusus umat Kristiani di beberapa wilayah yang terdampak gempa, harus merayakannya di tempat-tempat pengungsian. Tetapì hal tersebut tidaklah mengurangi hakikat dan semangat Natal yang sebenarnya, karena Tuhan Yesus Kristus yang diyakini umat Kristiani sebagai penyelamat dunia juga lahir dalam kesederhanaan, di sebuah kandang domba yang hina dan papah.

“Oleh karena itu, saya berharap saudara-saudara sekalian harus tetap tegar dan berpegang teguh pada keyakinannya bahwa apa yang yang terjadi dalam dunia ini, tentunya karena perkenan Tuhan, dan Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya,” kata Wagub mengingatkan.

Menurutnya penyelenggaraan Safari Natal Pemerintah Daerah Provinsi Maluku yang dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat, tentunya merupakan komitmen kepedulian dan empati saling menyapa, bersekutu, saling berbagi antara satu dengan yang lain.

Baca Juga  Dua Kadis Beda Pendapat Soal Hadiah Lomba Gabalil Haisua

“Oleh karena itu, melalui pelaksanaan safari Natal ini kita semua bertekad untuk membangun silaturahmi diantara kita, yang tentunya akan berdampak pada kualitas kehidupan masyarakat di Provinsi Maluku,” jelas Wagub.

Dijelaskannya Perayaan Natal dalam bentuk Safari Natal Pemerintah Daerah Provinsi Maluku yang dilaksanakan saat ini tentunya membuktikan kepada kita semua, bahwa Pemerintah Daerah hadir untuk melayani dan akan memperjuangkan seluruh kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Hal ini, sebut mantan Bupati MBD, tentunya senada dengan tema perayaan Natal saat ini, yaitu “Memuliakan Allah dengan Menghadirkan Damai Sejahtera di Bumi,”, dimana setiap kita, sesuai dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing baik Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkewajiban dan akan berupaya untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku.

Baca Juga  AJI Ternate Kecam Sikap Represif Oknum Polisi Terhadap Jurnalis di Ternate

Wagub juga mengingatkan, agar masyarakat Maluku, khususnya yang berada pada wilayah yang terdampak, agar tetap waspada dan bijak dalam menyikapi informasi gempa bumi, yang hingga saat ini masih terus terjadi, sekalipun dalam skala yang lebih kecil.

“Kita semua tentunya berharap agar fenomena alam gempa bumi susulan ini akan bergerak pada kestabilan posisi dan menjadi normal, sehingga aktivitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik , sehingga upaya recovery dan perbaikan permukiman serta fasilitas umum terdampak gempa bumi dapat berjalan lebih cepat,” tandas Wagub (keket)