Pemprov optimis pengusaha bakal ekspor langsung dari Maluku

oleh -47 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :Dengan adanya kemudahan ekspor langsung dari Maluku, diharapkan akan memberikan kesempatan bagi kehadirannya para pengusaha di Maluku serta berinvetsasi di Bumi raja-raja.

Apalagi, pemerintah daerah sendiri sudah memberikan jaminan keamanan maupun kemudahan izin dan birokrasi pelayanan ekspor.

Hal ini ditegaskan Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff, kepada wartawan, di Ambon, Rabu (14/2).

Menurutnya, dalam selang 2 bulan kedepan, tepatnya bulan April, bakalan ada kegiatan ekspor langsung dari Maluku.

Sehingga, momentum ini bisa dimanfaatkan sebagai promosi tentang berbagai kemudahan investasi, khususnya ekspor langsung dari Maluku.

”April nanti akan ada 2 perusahaan yang mau ekspor lagi langsung dari sini, yang penting stabilitas keamanan kita jamin. Jadi kita bangun lagi. Saya harap kita perlihatkan sesuatu yang baik, buat para pengusaha. Saya yakin kalau 6 bulan ke depan kita kerja seperti begini, orang akan datang banyak-banyak ambil ikan di Maluku, langsung kirim ke luar,” ujarnya.

Baca Juga  9 Fasilitator Perpustakaan Malut Ikut Penguatan Kapasitas di Jakarta

Tentang adanya kemudahan ekjspor ini, jelasnya, jalinan kerjasama pada tingkat regional maupun internasional pun sudah dijajaki.

Dimana, dalam tahapan ekspor nanti ada kapal cargo yang akan melakukan pemuatan di Ambon dan kembali langsung ke Filipina.

”Saya minta para nelayan di Maluku, SDM kita perhatikan. Tidak ada lagi ikan yang sedikit cacat yang dikirim keluar. Ikan ditata, langsung diisi dalam pelastik,” jelasnya.

Menurutnya, sdalah satu pangsa pasar perikanan Maluku yang sangat eksis yakni Australia.

Memenuhi target diumaksud, tegasnya, Dinas Perikanan dan Kelautan Maluku berkeinginan membuka izin ekspor yang dilakukan langsung dari laut, dimuat ke cargo pesawat yang dilayani oleh maskapai penerbagangn PT Garuda Indonesia.

Baca Juga  Longsor di Asawang, Polda turunkan tim bantu lokasi bencana

”Untuk bisa pasok ke pasar Australia dan kalau penumpangnya sepi, kita bisa masuk dengan ekspor ikan, dari Saumlaki ke cargo,” tegasnya.

Tentang kemudahan yang disediakan pemerintah sendiri, terangnya, masih banyak pengusaha yang belum mengetahui dengan benar bahwa adanya kelebihan suplai daya listrik di Pulau Ambon dan Pulau Seram.

Dilayaninya kebutuhan listrik oleh kapal asal Turki, timplanya, memberikan kelebihan 60 MW.

”Kedua, banyak investor yang tidak tahu kita di Ambon kelebihan listrik, mungkin kemarin kita kekurangan, sekarang kita kelebihan 60 Mega. Sekarang 120 Mega kapal Turki itu, kita hanya pakai 60 Mega. Hanya di Ambon kita pakai 60 Mega, masih ada lagi kelebihan 60 Mega. Kalau ada yang mau bangun coldstore, tidak perlu lagi bawa genset yang besar. Sudah bisa langsung pasok dari PLN. Ini harus diangkat supaya pengusaha tahu, banyak kemudahan kemudahan yang kita sudah buat. Sosialisasikan juga kemudahan pembangunan coldstore kepada pengusaha di Ambon, listrik sudah aman tersedia untuk orang bangun usaha disini,” pungkasnya.