Penataan Kawasan Kumuh Apolo di Pesisir Kota Tual, Berkonsep Waterfront City

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Kementerian PUPR sedang menyelesaikan penataan kawasan kumuh Apolo dan Pesisir Selatan Kota Tual, Provinsi Maluku. Berada di sekitar Pantai Kiom.

Kegiatan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh (NSUP) kawasan pesisir pantai tersebut akan menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik.

Sekaligus menjadi destinasi wisata baru kebanggaan masyarakat Kota Tual dengan konsep waterfront city untuk wisata air.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penataan kawasan tepi sungai tidak hanya memperbaiki fisik infrastrukturnya.

Tapi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungannya. Hal ini dimungkinkan karena perencanaan dilakukan bersama Pemerintah Kota dan masyarakat.

“Untuk pemanfaatan selanjutnya tinggal bagaimana peran Pemkot untuk pemberdayaan masyarakatnya sehingga dapat mengembangkan potensi kawasan tersebut,” kata Menteri Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga  GANN Maluku Bagikan 500 Masker Gratis Kepada Masyarakat

Penataan Pantai Kiom mulai dikerjakan secara bertahap pada 2021-2022 dengan anggaran APBN sebesar Rp 15,4 miliar.

Saat ini tengah dilakukan pekerjaan jogging track dan fasilitas pendukung lainnya dengan progres konstruksi 20 persen.

Selanjutnya penataan kawasan kumuh Apolo yang berada di kawasan Pantai Kiom mencakup lahan seluas 8,08 hektar dengan anggaran APBN sebesar Rp 31,1 miliar.

Pekerjaannya berupa rumah swadaya sebanyak 300 unit, pembangunan drainase lingkungan sepanjang 1.240 meter, dan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 1.065 meter.

Kementerian PUPR juga mengerjakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air atau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk melayani 300 Sambungan Rumah (SR).

Lalu, instalasi Sistem Pengelolaan Air limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) sebanyak 30 unit untuk melayani 300 SR.

Baca Juga  Kasus Positif Corona Bertambah Jadi 309 Orang, Berikut Sebaran Wilayahnya

Sementara, Kawasan Apolo terdiri dari 442 KK atau 1.912 jiwa dengan jumlah bangunan 373 unit.

Adapun secara keseluruhan program penataan kawasan kumuh Apolo sudah dikerjakan sejak 2021 dengan progres fisik 85,3 persen.

Selain kawasan Pantai Kiom, Kementerian PUPR pada TA 2022 tengah menyiapkan penataan kawasan kumuh di Kelurahan Masrum, Kota Tual dengan cakupan seluas 15 hektar.

Biaya penataan yang disiapkan sebesar Rp 22,6 miliar yang digunakan untuk pembangunan rumah swadaya sebanyak 187 unit, drainase lingkungan sepanjang 1.645 meter.

Kemudian, jalan lingkungan sepanjang 1.677 meter, jaringan SPAM untuk melayani 300 SR, dan pembangunan 5 unit SPALD-T untuk 300 SR. (red)